Berita

shintya roesly/net

Bisnis

PT PII Teken Perjanjian Penjaminan Proyek Palapa Ring Tengah

JUMAT, 04 MARET 2016 | 22:47 WIB

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia dan PT Len Telekomunikasi Indonesia menandatangi perjanjian penjaminan untuk proyek  Palapa Ring Tengah. Proyek Rp 1,7 triliun ini memberikan pelayanan ketersediaan infrastruktur jaringan serat optik sepanjang 2700 kilometer yang menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi dan Maluku Utara.

Direktur Utama PT PII, Sinthya Roesly mengatakan bahwa dalam proyek ini pihaknya menjamin berbagai risiko yang dialokasikan kepada penanggung jawab proyek kerjasama sebagaimana diatur dalam perjanjian kerjasama. PT PII menjamin kelangsungan pembayaran dari PJPK kepada badan usaha.

"Misalnya kegagalan PJPK dalam melakukan pembayaran AP dan dalam membayar biaya terminasi," ujarnya usai penandatanganan MoU Perjanjian Penjaminan Proyek Palapa Ring Tengah antara PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia dan PT Len Telekomunikasi Indonesia di Graha Sawala Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/3).


Dijelaskannya, berdasarkan peraturan presiden nomor 38 tahun 2015 terdapat 19 sektor infrastruktur ekonomi dan infrastruktur sosial yang dapat dikerjasamakan dan dapat diberikan penjaminan, salahsatunya adalah sektor telekomunikasi seperti proyek palapa ring ini.

"PT PII sebagai satu-satunya badan usaha penjaminan infrastruktur di bawah pembinaan kementerian keuangan yang memberikan penjaminan atas proyek palapa ring," katanya.

Sebagai informasi, Proyek palapa ring adalah proyek kerjasama pemerintah badan usaha (KPBU) dalam sektor telekomunikasi dengan menerapkan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment.

Dijelaskannya, skema ini merupakan pembayaran berkala selama masa konsensi berdasarkan pada ketersediaan layanan infrastruktur yang dibangun oleh badan usaha. Komponen yang dibiayai oleh AP adalah biaya modal, biaya operasional dan keuntungam wajar yang diinginkan badan usaha.

Dengan skema ini risiko permintaan dari ketersediaan infrastruktur sepenuhnya diambil penanggung jawab perjanjian kerjasama yakni Kementerian Informasi dan Komunikasi. Dengan diambilnya risiko itu badan usaha mendapatkan pengembalian investasi mereka jika dapat mencapai kriteria layanan sebagaimana telah diperjanjikan dalam perjanjian kerjasama.

Pada proyek palapa ring tengah nilai investasi sekitar Rp 1,7 triliun. Nilai tersebut sudah termasuk belanja modal dan operasional selama masa konsensi 15 tahun.

Proyek Palapa Ring II Paket Tengah ini akan memenuhi kebutuhan telekomunikasi berbasis data dengan jaringan fiber optik untuk 17 kabupaten/kota terpencil di wilayah Indonesia bagian tengah. Paket ini akan menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kep. Sangihe-Talaud).

Secara keseluruhan, Proyek Palapa Ring yang menjangkau 57 kota/kabupaten ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2018. Diharapkan, infrastruktur jaringan broadband Palapa Ring sudah bisa dinikmati sepenuhnya pada 1 Januari 2019. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya