Berita

ilustrasi/net

Dunia

Paspor Indonesia Kalah "Sakti" Dari Singapura, Malaysia, Thailand Dan Filipina

JUMAT, 04 MARET 2016 | 17:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Paspor hijau Indonesia ternyata masih kalah "sakti" dengan sejumlah paspor negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Setidaknya itu yang dapat dilihat dari daftar pembatasan visa 2016 yang dirilis oleh Kantor Imigrasi Inggris dan firma survei kependudukan Henley & Partners pekan ini.

Dengan merujuk pada pusat informasi perjalanan terlengkap dunia International Air Transport Association (IATA), Henley & Partners melakukan analisis tentang kekuatan paspor dari 199 negara di dunia serta kaitannya dengan akses kunjungan ke 218 negara di dunia.


Daftar itu menyajikan peringkat masing-masing negara dan wilayah di dunia dengan jumlah negara yang warganya dapat melakukan perjalanan bebas visa.

Hasilnya, dalam daftar itu, Indonesia berada di peringkat ke-79 dengan hanya 58 negara yang bisa diakses oleh warga negaranya tanpa visa.

Indonesia berada jauh di belakang sejumlah negara tetangga lainnya di kawasan Asia Tenggara. Sebut saja Singapura.

Di Daftar itu, Singapura berada di peringkat ke-5 bersama dengan Austria dan Jepang. Pemegang paspor Singapura bisa bepergian ke 173 negara di dunia tanpa visa.

Sedangkan negara serumpun, Malaysia bertengger di peringkat ke-12 bersama dengan Liechtenstein dan Slovenia. Pemegang paspor Malaysia bisa masuk ke 164 negara di dunia tanpa perlu mengajukan visa.

"Kesaktian" paspor Indonesia bahkan juga masih kalah dari Thailand dan Filipina. Thailand berada di posisi ke-67 dalam daftar itu karena pemegang paspornya bisa masuk 71 negara di dunia tanpa visa.

Sedangkan Filipina berada di posisi ke-76. Pemegang paspor Filipina bisa masuk ke 61 negara di dunia tanpa visa.

Indonesia hanya unggul dari Kamboja (di posisi 87), Vietnam dan Laos (di posisi 90) serta Myanmar (di posisi 95).

Lantas negara mana yang bisa dibilang memiliki paspor paling "sakti" di dunia? Berikut daftarnya:

1. Jerman. Pemegang paspor Jerman bebas masuk ke 177 negara di dunia tanpa perlu mengajukan visa.

2. Swedia. Pemegang paspor Jerman bebas masuk ke 176 negara di dunia tanpa perlu mengajukan visa.

3. Finlandia, Perancis, Italia, Spanyol dan Inggris yang pemegang paspornya bisa masuk 175 negara di dunia tanpa visa.

Sementara itu, di posisi buncit alias masuk daftar terbawah negara yang pemegang paspornya bisa masuk ke sejumlah kecil negara lain tanpa visa adalah negara-negara yang tengah bergelut dengan konflik internal, yakni Suriah, Somalia, Irak, Pakistan dan Afghanistan.

Daftar lengkap tersebut bisa dilihat di sini. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya