Berita

ilustrasi/net

PDIP Undang Puluhan Gurubesar Bahas Kurikulum Pendidikan Kader

KAMIS, 03 MARET 2016 | 06:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sejak Kongres 2010, PDI Perjuangan memutuskan menjadi partai ideologis sehingga Pancasila dan Trisakti menjadi roh dalam kurikulum pendidikan kader.

"Dan berdasarkan pengarahan dari Sekjen Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa DPP menggunakan riset-riset internal sebagai dasar dalam penyusunan kurikulum, terutama yang terkait materi ideologi Pancasila 1 Juni 1945," kata Wakil Ketua Bidang Ideolog PDI Perjuangan, Idham Samawi.

Pernyataan Idham ini terkait dengan Forum Grup Diskusi (FGD) yang digelar DPP PDI Perjuangan (Rabu, 2/3). Dalam FGD ini, PDI Perjuangan mengundang puluhan gurubesar. Sementara tema yang dibincangkan dengan para pakar untuk mendiskusikan materi kaderisasi ini adalah "Integrasi Ideologi Pancasila 1 Juni 1945 dan Trisakti ke dalam Materi Pendidikan Kader PDIP."


"FGD ini merupakan konsekuensi amanah putusan Kongres sejak 2010 bahwa PDI Perjuangan merupakan partai ideologis," kata Idham dalam keterangan kepada redaksi.

Idham menjelaskan bahwa kebijakan PDI Perjuangan menyiapkan materi kaderisasi terbagi dalam tiga kelompok. Yaitu pendidikan kader yang akan dilaksanakan Badiklatpus; sekolah partai yang rencanya akan digelar di Bali dengan kurikulum khusus terkait ideologi; dan sekolah partai yang khusus untntuk pemerintahan.

"FGD dengan pakar diharapkan dapat mengkritisi dan memperkaya materi untuk pendidikan kader yang kelak diselenggarakan oleh  Badiklatpus," ungkap Idham

Dengan diberi pengantar oleh Eva Kusuma Sundari, hadir dalam FDG ini diantaranya gurubesar UIN Jakarta Azyumardi Azra, gurubesar ITB Nanang Tyasbudi, gurubesar UGM Soenjoto, gurubesar UNY Wuryadi dan gurubesar UII Edy Suandi. Hadir juga beberapa pemikir muda seperti Airlangga Pribadi  dari Unair dan Aqnes Purbasari dari UI. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya