Berita

nasaruddin umar:net

Perempuan Yang Diungkap Al-Quran (14)

Putra Siapa Yang Disembelih? (2)

RABU, 02 MARET 2016 | 09:49 WIB | OLEH: NASARUDDIN UMAR

Alasan bagi mereka yang mendukung penda­pat kedua, yang disembelih ialah Ishaq, putra Sitti Sar­ah, antara lain: Pertama, pada ayat Q.S. as-Shaffat: 99 disebutkan: Innahu dza­hibun ila Rabbi (Dan Dia (Ibrahim) berkata: "Sesung­guhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, dan akan mem­beri petunjuk kepadaku)". Maksudnya ialah Ibra­him as berhijrah dari negeri kaum yang telah menyakitinya lantaran fanatik terhadap sesembahan-sesembahan yang berupa patung dan atas kekufuran kepada Allah swt dan kedustaan pada rasul-rasul-Nya. Atas desakan itu, ia berhi­jrah dengan harapan dapat beribadah kepada- Nya dan dapat memberinya petunjuk ke suatu tempat yang mampu memberi kemaslahatan bagi agama dan dunianya, yaitu ke Syam, ta­nah yang suci (al-ardl al-muqaddasah). Thahir Ibnu 'Asyur menyebut peristiwa ini sebagai hi­jrah yang paling awal di jalan Allah yang dilaku­kan oleh seorang hamba.

Daerah tujuan hijrah Ibrahim as ini juga didu­kung oleh ijma' ulama. Untuk mengobati rasa keterasingan dari kampung halamannya, nabi Ibrahim berdo'a agar dianugerahi seorang anak shaleh yang dapat memotivasinya untuk senantiasa taat kepada Allah swt. Untuk itu, Al­lah swt menggembirakannya dengan seorang anak yang sangat sabar. Anak tersebut, menu­rut mereka, adalah Ishaq. Hal tersebut didasar­kan pada kata ma'a pada ayat Q.S. as-Shaffat: 102: Falamma balagha ma'ahus sa'y.., yaitu bahwa anak yang menyertainya ke Syam ada­lah Ishaq. Mereka meyakini bahwa penyembe­lihan itu terjadi di Syam, bukan di Mina ataupun Baytul Muqaddas.

Alasan ketiga bagi orang yang berpendapat yang disembelih ialah Malaikat, maka sebuah ri­wayat shahih yang bersumber dari Abdullah bin Mas'ud bahwa seseorang berkata kepadanya: "Wahai anak orang tua yang mulia"! (ya ibna al-asyakh al-kiram!). Abdullah bin Mas'ud ber­kata: Orang itu ialah Yusuf bin Ya'qub bin Ishaq sembelihan Allah (dzabihullah) bin Ibrahim. Ulama Asy'ariyah berpendapat bahwa Allah swt terkadang memerintahkan sesuatu yang tidak menghendakinya untuk terjadi. Atas dasar ini pula, mereka berpendapat bahwa boleh mena­sakh hukum sebelum waktu terjadinya pelak­sanan perintah tersebut (jawâz naskh al-hukm qabla wajûd zaman al-imtitsâl). Sebagai bukti­nya adalah perintah dalam ayat ini. Dari ayat ini juga, ulama Mu'tazilah berpendapat bahwa terkadang suatu perintah tidak disertai den­gan keinginan (irâdah). Perintah kepada Ibra­him untuk menyembelih anaknya adalah perin­tah ujian (amr al-ibtila'), bukan perintah hukum (amr al-tasyri'), tujuannya untuk menguji kes­ungguhan orang yang diuji dan meneguhkan ketinggian martabatnya dalam menaati Allah. Perintah tersebut diperoleh melalui mimpi. Laz­im diketahui bahwa mimpi para nabi merupa­kan wahyu. Adapun ungkapan qad shaddaqta ar-ru'yâ pada ayat selanjutnya bermakna bah­wa yang disembelih (Ismail, menurut jumhur ulama, Ishaq menurut sebagia nulama) mengakui kebenaran mimpi tersebut sehingga wajib untuk dilaksanakan. Adapun hikmah adanya semacam 'musyawarah' yang dilakukan Ibra­him terhadap putranya seputar mimpinya itu adalah untuk melihat sejauh mana kesabaran dan ketabahan putranya tersebut dalam me­naati perintah Allah. ***


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya