Berita

abdul mu'thi/net

PP Muhammadiyah: Muslim Inggris dan Indonesia Perlu Berbagi Pengalaman

SELASA, 01 MARET 2016 | 09:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Warga Muslim di Inggris dan warga Muslim di Indonesia memang terpisah secarea geografis. Namun demikian, secara emosional sangat dekat.

Demikian disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, dalam acara roundtable discussion antara warga Muslim Inggris dengan Muslim Indonesia dengan tema "Countering Violent Extremism: Sharing Best Practices and Establishing Sustainable Working Partnerships" di Jakarta (Senin, 29/2)

"Karena itu kita perlu saling bertukar pengalaman tentang Islam dan perdamaian. Di Indonesia, kita mendiskusikannya dan juga bekerja sama dengan kelompok agama lain," ujar Abdul Mu’ti.


Dialog ini digelar Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC) dan Muhammadiyah. Dari Inggris, datang sebagai narasumber Mohammed Abbasi (Co-Director of Association of British Muslims), Imam Qari Asim (imam senior dari Masjid Leeds Makkah), Imam Asim Hafiz (penasehat bidang agama pada Departemen Pertahanan Inggris), Shaista Gohir (Ketua Muslim Women’s Network) dan Akeela Ahmed (Christian-Muslim  Forum).

Dari Inggris, hadir Mohammed Abbasi (Co-Director of Association of British Muslims), Imam Qari Asim (imam senior dari Masjid Leeds Makkah), Imam Asim Hafiz (penasehat bidang agama pada Departemen Pertahanan Inggris), Shaista Gohir (Ketua Muslim Women’s Network) dan Akeela Ahmed (Christian-Muslim  Forum).
 
Dari pihak Indonesia hadir Alwi Shihab (tokoh Nadhlatul Ulama yang juga mantan Menlu RI), Chusnul Mar’iyah (dosen ilmu politik yang juga aktivis Muhamadiyah), Yayah Khisbiyah (Direktur Program CDCC), Imam Addaruqutni (Sekjen Dewan Masjid Indonesia) dan Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah).

Direktur Eksekutif CDCC, Alpha Amirrachman, mengatakan bahwa dialog ini hendaknya tidak terbatas hanya pada diskusi saja, perlu diterjemahkan secara lebih konkrit dalam bentuk kerjasama-kerjasama.
 
"Perlu lebih banyak warga Muslim Inggris yang datang ke Indonesia untuk melihat bagaimana mayoritas Muslim berinteraksi dengan kelompok minoritas, perlu juga warga Muslim Indonesia untuk ke sana untuk melihat bagaimana kelompok Muslim sebagai minoritas berinteraski dengan mayoritas non Muslim," demikian Alpha. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya