Berita

machu pichu di peru/net

Dunia

12 Warga Adat Peru Tewas Akibat Penularan Rabies Lewat Kelelawar

KAMIS, 11 FEBRUARI 2016 | 15:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 12 orang warga adat pribumi di kawasan Amazon Peru meninggal dunia karena wabah rabies yang menyebar sejak beberapa bulan terakhir. Tiga di antaranya diketahui adalah anak-anak.

Selain korban tewas, rabies juga menular ke puluhan orang lainnya.

Menyebarnya rabies terjadi setelah adanya penularan penyakit dari kelelawar.


Gubernur wilayah Loreto Peru, Fernando Meléndez menyebut bahwa pihaknya saat ini telah turun tangan dengan memvaksinasi orang-orang pribumi di kawasan tersebut.

"Hari ini orang-orang di Loreto hidup dalam tragedi," kata Meléndez seperti dimuat The Guardian (Kamis, 11/2).

Sementara itu Wakil Menteri Kesehatan Percy Minaya menyebut bahwa pemeirntah pusat tengah mempersiapkan keadaan darurat yang berujung pada pembebasan dana untuk vaksin tambahan dan memberikan fasilitas bagi masyarakat yang terkena dampak.

Kematian akibat rabies yang disebabkan oleh gigitan kelelawar merupakan kasus yang langka di Peru. Sedangkan penduduk-pendudukan adat pribumi Peru di Amazon cenderung kekurangan akses ke pelayanan kesehatan dasar. Sehingga untuk bisa mendapatkan penanganan medis, warga pribumi harus menempuh perjalanan hingga berhari-hari. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya