Berita

sara/net

Perangi Perdagangan Perempuan, Politisi Ini Gandeng Artis

MINGGU, 31 JANUARI 2016 | 22:58 WIB | LAPORAN:

Politisi Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengaku prihatin dengan maraknya perdagangan perempuan dan anak yang terjadi di Indonesia. Karena itu, wanita yang akrab disapa Sara ini menggencarkan kembali peran Yayasan ParTha atau Parinama Astha yang sempat dibangunnya untuk memerangi kasus tersebut.

"Tujuannya untuk menggencarkan kembali perjuangan kita dalam memerangi perdagangan orang yang saat ini terjadi di Indonesia," katanya saat menggelar jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta (Minggu, 31/1).

Sara menjelaskan, langkah yang dia ambil saat ini juga untuk menyelaraskan posisinya sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi masalah perempuan, anak dan sosial. Sehingga, perjuangannya di parlemen dapat lebih maksimal dan lebih nyata dengan permasalahan yang dialami rakyat Indonesia.


"Saya masuk ke DPR untuk memperjuangkan anti perdagangan orang di Indonesia. Jadi, saya rasa fair saja kalau saya bisa mulai fokus kembali di yayasan tersebut dengan upaya-upayanya," bebernya.

Kasus perdagangan manusia terbilang tinggi jumlahnya. Dengan beragam modus, banyak orang Indonesia yang diperdagangkan ke luar negeri seperti Timur Tengah. Sedangkan di Indonesia juga terjadi di Bali, Papua, Batam dan daerah-daerah lainnya.

Karena itu, Sara berencana ingin membuat database untuk korban perdagangan manusia. Sebab, saat ini kekerasan akibat perdagangan manusia hanya berasal dari laporan ke kepolisian. Sedangkan masih banyak dari mereka yang menjadi korban yang merasa takut untuk membuat laporan.

"Saya punya mimpi Indonesia bukan negara ekspor TKI, kita harus punya lapangan kerja yang baik. Kita punya impian besar, kita maunya enggak ada perdagangan manusia. Ini yang saya perjuangkan di komisi VIII DPR," jelasnya.

Dalam acara yang dibalut Trunk Show For A Cause atau bazar tersebut, Sara menggandeng artis-artis cantik dan pengusaha muda untuk turut serta memerangi perdagangan manusia. Hasil dari penjualan dari bazar didonasikan langsung ke yayasan untuk program pembinaan korban kekerasan terhadap perempuan, anak dan perdagangan manusia.

Pada kesempatan itu, Sara mengundang sejumlah artis dan pengusaha muda seperti Marcella Zalianti, Desy Ratnasari, Harumi Sudradjat, Mia Tandjung, Regina Ivanova, Ira Lembong, Irna Mareta,Roberta Kartasasmita, Tessa Wijaya Fry, Katharina Inkiriwang, Debora Kalona, Stevy Sela, Dian Aisyah, Ngai Marnova, dan Sasha Tutuko. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya