Berita

libya/net

Dunia

Pemerintahan Baru Libya Berkantor Di Tunisia

RABU, 20 JANUARI 2016 | 16:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintahan Libya yang baru resmi diluncurkan dan bertugas untuk menyatukan sejumlah faksi yang bertikai.

Pemerintahan baru itu dipimpin oleh Perdana Menteri Fayez Sarraj. Ia telah menunjuk 32 orang anggota kabinetnya. Mereka semua memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan segera. Di antaranya yang mendesak adalah mengakhiri perang saudara di internal Libya, membendung lebih banyak warga Libya yang hendak menjadi migran di Eropa serta menghentukan perluasan kuasa kelompok militan ISIS.

Tapi yang menarik, untuk sementara waktu, pemerintah baru itu berbasis bukan di Libya, melainkan di sebuah hotel di Tunis, ibukota Tunisia. Pasalnya, kondisi di Libya saat ini dinilai tidak cukup aman untuk menjalani pemerintahan.


Pemerintahan baru Libya itu adalah hasil dari mediasi yang dilakukan oleh PBB sejak lebih dari satu tahun yang lalu.

"Pembentukan pemerintah dari kesepakat nasional merupakan salah satu lompatan penting di jalan menuju perdamaian dan stabilitas di Libya," kata utusan Libya Martin Kobler seperti dimuat The Guardian.

Tugas pertama pemerintah baru Libya saat ini adalah untuk membujuk parlemen yang ada di ibukota Libya, Tripoli dan di kota pelabuhan Libya, Tobruk untuk mengakhiri perselisihan mereka.

Di Libya sendiri diketahui bahwa sejak parlemen dipilih pada Juli 2014 lalu, kelompok militan di Libya menduduki Tripoli dan membentuk pemerintahan dan parlemen sendiri. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya