Berita

ist

IPW: Bom Starbucks Serangan Gagal

JUMAT, 15 JANUARI 2016 | 07:41 WIB | LAPORAN:

Pasca serangan bom di kedai kopi Starbucks dan pos polisi kawasan Sarinah-Thamrin, Jakarta, Indonesia Police Watch (IPW) meminta Polri bekerja lebih keras untuk membongkar jaringan terorisme di Indonesia. Agar aksi yang sama tidak terjadi lagi di tempat lain dalam waktu dekat.

Demikian disampaikan Ketua Presidium IPW Neta S. Pane kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/1).

Pihaknya menilai serangan di Thamrin adalah serangan yang gagal, tapi menimbulkan kejutan luar biasa. Mengapa gagal? Menurut Neta, karena lebih banyak pelaku yang menjadi korban dan masih banyak bom yang tidak terpakai.


"Kita khawatirkan jaringan kelompok teror ini akan mengulang kembali aksinya dalam waktu dekat. Untuk itu Polri harus segera memburu mereka agar tidak ada kesempatan mengulang aksinya," katanya.

IPW melihat ada tiga fenomena baru dalam aksi teror di Thamrin. Yaitu untuk pertama kali teroris dalam jumlah banyak melakukan serangan terbuka di beberapa tempat di ruang publik yang disaksikan banyak orang. Para teroris Indonesia melakukan aksi show off force yang luar biasa dengan mencontoh apa yang terjadi di Paris pada November 2015.

Kedua, serangan teror menggunakan bahan peledak seadanya tapi para pelaku nekat melakukan aksinya, seakan sudah siap bunuh diri bersama-sama. Ketiga, para teroris tampak sangat tenang dalam beraksi. Tidak ada raut takut dan cemas, meski beraksi di ruang terbuka yang disaksikan banyak orang dan wajahnya gampang dikenali.

"Sepertinya jaringan ini hendak mengirim pesan bahwa kelompok mereka lebih berbahaya dari kelompok teroris sebelumnya, karena punya keberanian luar biasa untuk melakukan serangan besar di pusat kota maupun pusat keramaian," jelas Neta. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya