Berita

aksi unjuk rasa di jerman/net

Dunia

Penyerangan Tahun Baru, Kebijakan Pengungsi Kanselir Jerman Disalahkan

MINGGU, 10 JANUARI 2016 | 11:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan orang dari kelompok sayap kanan Jerman memprotes kebijakan Kanselir Angela Merkel terkait pengungsi yang dinilai memicu terjadinya gelombang penyerangan seksual di kota Cologne pada malam tahun baru.

Massa yang protes membawa serta spanduk pengecaman. Aksi tersebut diwarnai kericuhan, pelemparan botol serta kekerasan sehingga polisi perlu menggunakan water cannon untuk melerai. Sejumlah demonstran pun diamankan.

Aksi tersebut menyusul adanya laporan dari puluhan wanita di kota tersebut yang mengaku mendapatkan pelecahan seksual dan perampokan di malam tahun baru.


Dalam investigasi, polisi berhasil mengamankan sejumlah pelaku penyerangan seksual itu. Sebagian besar merupakan pengungsi dari Afrika Utara dan kawasan Timur Tengah.

Kejadian itu memicu munculnya protes dari masyarakat Jerman yang menilai bahwa kebijakan Merkel tersebut telah mempermudah masuknya pengungsi. Banyaknya pengungsi di Jerman berujung pada banyaknya aksi kriminal.

Menindaklanjuti kasus tersebut, dikabarkan BBC, Merkel membuat usulan perubahan dalam kebijakannya untuk mempermudah deportasi para pengungsi yang melakukan kejahatan. Di bawah rencana perubahan aturan itu, pengungsi yang tengah dalam masa percobaan juga berpotensi dideportasi.

Saat ini, di bawah hukum Jerman, pengungsi hanya bisa dideportasi bila mereka telah dihukum setidaknya tiga tahun penjara.

Namun rencana itu masih membutuhkan persetujuan parlemen. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya