Berita

korea utara/net

Dunia

Korsel: Uji Coba Bom Hidrogen Korut Merupakan Pelanggaran Serius

RABU, 06 JANUARI 2016 | 18:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara geram dengan langkah yang diambil Korea Utara dengan melakukan uji coba bom hidrogen pada hari ini (Rabu, 6/1).

Dalam keterangan yang diterima redaksi, pemerintah Korea Selatan menilai tindakan Korea Utara itu merupakan bentuk pelanggaran serius atas resolusi Dewan Keamanan PBB (1718, 1874, 2087, 2094).

"Pemerintah Republik Korea sangat menuntut Korea Utara secara jelas mengakui bahwa masyarakat internasional tidak akan mentolerir kepemilikan senjata nuklir Korea Utara dalam hal apapun, meninggalkan semua senjata nuklir yang ada serta program rudal balistik secara lengkap, diverifikasi , dan cara ireversibel sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB," begitu bunyi tuntutan dari Korea Selatan.


Sebagai tindak lanjut, negeri ginseng segera melakukan koordinasi dengan masyarakat internasional, termasuk sekutu-sekutunya yang tergabung dalam Six-Party Talks. Perlu diketahui bahwa Six-Party Talk merupakan kelompok enam negara yakni Korea Selatan, Korea Utara, Amerika Serikat, Rusia, China dan Jepang yang khusus membahas proses perdamaian di Semenanjung Korea serta mengawal proses reunifikasi Korea.

"(Korea Selatan) juga akan mengambil semua langkah yang diperlukan, termasuk berupaya menambah sanksi dari Dewan Keamanan PBB untuk memberikan konsekuensi yang wajar dan sepadan dengan uji coba nuklir yang dilakukan oleh Korea Utara," sambung pernyataan tersebut

Korea Selatan pun menegaskan tetap menerapkan kesiagaan yang tinggi untuk menghadapi provokasi lebih lanjut dari Korea Utara yang bisa mengancam keselamatan rakyat Korea Selatan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya