Berita

Taylor Hill:net

Blitz

Taylor Hill, Terlalu Cantik Susah Dapat Kerja

SELASA, 29 DESEMBER 2015 | 09:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Di dunia mode, kecantikan bukan satu-satunya solusi agar bisa mencapai karier. Tinggi, putih, kulit eksotis atau apalah penjelasan cantik, tak menjamin seseorang mudah menjalani pro­fesinya sebagai model. Lho?

Taylor Hill salah seorang bi­dadari Victoria's Secret, ternya­ta pernah mengalami masa sulit seperti itu. Dia pernah sulit mencari kerja untuk pemotretan atau sekadar fashion show.

"Oh dia terlalu cantik, terlalu gelap, terlalu pendek, terlalu tinggi, dia tidak cukup kurus untuk menjadi Model," ung­kap Hill.


Di sisi lain, pengalaman atas anugerah tubuhnya itu, juga pernah melebar ke masa lalu Hill. Saat masa sekolah, bah­kan pernah mendapat ejekan dari teman-temannya.

"Saya itu bahan lelucon mer­eka. Ya disebut, tinggi, si kurus Taylor," katanya tertawa.

Komentar dan opini tajam seperti itu telah membuatnya kewalahan untuk memulai karier sebagai model. Padahal Hill mengaku, rela putus seko­lah demi mengejar cita-cita menjadi model profesional.

Kini, dia telah resmi men­jadi bagian dari 12 model atau bidadari Victoria's Secret. Pen­capaiannya itu, diakui bukan tanpa usaha keras.

Sebab, pihak perusahan merek busana dalam perem­puan itu termasuk selektif dan penuh pertimbangan dalam merekrut seorang model untuk dinobatkan menjadi bidadari. Hal itu dimaksudkan sebagai pembawa citra lebel fashion tersebut.

"Pengalaman berjalan di pentas Victoria Secret sangat berbeda dengan pergelaran busana perancang lainnya. Perancang busana high fash­ion, lebih tentang busana dan karakter si perancang. Namun, di sana lebih kepada model dan apa yang mereka representasi­kan," kata Hill lagi.

Bukan hanya karier mod­elnya yang cemerlang. Masa kelam sempat dijauhi oleh laki-laki di sekolahnya dulu, kini berbanding terbalik. Hill berubah jadi sosok perempuan yang sangat diidamkan kaum adam. Apalagi kariernya se­bagai model, menambah daya tarik tersendiri.

"Dulu nggak ada yang mau ngajak ke sekolah bareng. Seka­rang mereka berubah, 'Hei, aku pergi ke sekolah denganmu ya,'. Terakhir kali saya cek tak ada yang mengajak begitu. Hahaha, sayang masa sekolah sudah usai. Kita nggak bisa balik ke hari itu," cetusnya.

Namun pengalaman tersebut tak membuatnya merasa terte­kan. Hill mengambil hikmah soal jatuh bangunnya dia dalam mengejar cita-cita Hill.

"Anda tidak bisa membiarkan diri Anda menderita dengan mendengar semua komentar itu. Anda harus ingat, jadilah diri sendiri, percaya dengan apa yang Anda inginkan dan apa yang membuat Anda bahagia. Itulah pesanku, bahagai dan ber­pikir positif," jelasnya. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya