Berita

Hidayat Nur Wahid

Pimpinan MPR Ingatkan Mahasiswa Jaga Reformasi

SENIN, 28 DESEMBER 2015 | 14:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Reformasi bergulir sudah lumayan lama. Semua tuntutan reformasi yang dikomandani para mahasiswa Indonesia sudah terpenuhi bahkan melebihi tuntutan mahasiswa salah satunya adalah perubahan UUD 1945. Seharusnya pasca reformasi bergulir, mahasiswa dan generasi muda pada umumnya menjaga agar reformasi tidak masuk angin.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat melakukan audiansi Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) yang dipimpin Ketua Umum PP KAMMI Kartika Nurahman, di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Senin (28/12).

"KAMMI adalah organisasi mahasiswa atau pemuda yang dilahirkan dalam rahim reformasi. Untuk itulah harus ikut bertanggung jawab menjaga konsistensi arah reformasi yakni demokrasi bangsa. Jangan sampai reformasi mati kutu dan kehilangan arah demokrasi. Demokrasi harus dikawal," ujar Hidyat.


Mahasiswa dan generasi muda lainnya, lanjut Hidayat, seharusnya tetap kritis pada hasil-hasil atau tuntutan-tuntutan yang berhasil diraih. Misalnya, mahasiswa harus tajam melihat apa-apa yang kurang atau apa-apa yang lebih pada perubahan UUD 1945. Seperti contoh kekuasaan lembaga negara.

Lembaga tertinggi negara MPR sudah berubah akibat tuntutan reformasi menjadi lembaga tinggi negara. Namun, di sisi lain ada kekuasaan lembaga negara yang sangat tinggi kewenangannya seperti Mahkamah Konstitusi (MK), keputusan MK sangat final dan mengikat.  Hal ini harus dilihat secara jernih oleh mahasiswa kekurangan dan kelebihannya.

Kunjungan audiensi PP KAMMI sendiri, menurut Ketua Umum PP KAMMI Kartika Nurahman adalah untuk memperkenalkan kepengurusan baru yang baru dilantik bulan November 2015 lalu. Selain itu, mengundang Pimpinan MPR RI untuk hadir dalam Mukernas 2016 KAMMI yang akan diselenggarakan bulan Februari 2016. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya