Berita

ilustrasi/net

Tentukan Harga Dasar Premium Harus Berbasis MOPS

SABTU, 26 DESEMBER 2015 | 23:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam menetapkan harga jual premium dan solar harus berdasarkan dan atau  menggunakan basis harga Mean of Plats Singapore (MOPS). Sebab sekitar 55 persen premium diimpor langsung dari negara luar, sedangkan yang diolah oleh Pertamina sendiri  hanya sekitar 45 persen.

Demikian disampaikan pengamat enerji dan Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria menilai, terkait dengan perdebatan mengenai harga premium dan solar yang wajar, sebagaimana dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 26/12).

Selain itu, katanya, minyak mentah yang di proses di kilang pertamina, 40 persen nya adalah minyak mentah impor. Oleh karena itu, maka mau tidak mau Pertamina harus  menggunakan basis harga MOPS untuk menghitung harga pokok bensin premium dan harga MOPS yang dihitung tentu saja berdasarkan harga rata-rata setidaknya dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.


Untuk BBM RON 92, lanjutnya, harga MOPS rata-rata dalam 4 bulan terakhir di tahun 2015 adalah sebesar 56,40 dolar AS per barel. Sementara nilai tukar rupiah (kurs) rata rata adalah Rp 13.800 per dolar AS. Dengan demikian maka harga pokok dalam rupiah adalah sebesar  R. 4.895 per liter untuk harga dasar Premium.

Sedangkan Alpha bagi badan penyalur (Pertamina), lanjutnya, untuk penggantian biaya penyediaan, biaya distribusi, biaya penyimpanan, jasa distribusi bagi spbu dan Pertamina.

"Bila dihitung sebesar 20 persen dari harga dasar atau  sebesar Rp 979 per liter, sudah termasuk Margin SPBU Rp 285 per liter, maka harga Dasar Premium adalah Rp 5.874 per liter," demikian Sofyanto. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya