Berita

Humphrey Djemat/net

Politik

Pengacara: Banyak Prestasi, SDA Jangan Digiring Opini Salah

RABU, 23 DESEMBER 2015 | 16:23 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Opini yang terus menggiring kesalahan Suryadharma Ali selama menjabat menteri agama dinilai Humphrey Djemat membunuh karakter SDA.

Kuasa hukum SDA ini menilai dakwaan bahwa SDA telah menyebabkan kerugian negara, malah sebaliknya.

"Banyak prestasi yang ditorehkan SDA selama menjadi menteri Agama. Ini bukan counter opini, ini lebih kepada realitas SDA selama menjadi Menteri Agama," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/12).


Humphrey menerangkan indikator keberhasilan pertama bisa dilihat dari tanda kehormatan Bintang Mahaputera. Bintang Mahaputra sendiri merupakan bintang penghargaan sipil tertinggi terkait kinerja.

Kedua, SDA meningkatkan kualitas kenyamanan pelaksanaan ibadah haji bagi kurang lebih satu juta enam belah ribu  jemaah Indonesia. Jaman SDA, kata Humhprey, ada komponen biaya haji yang digratiskan seperti pembuatan paspor, biaya asuransi, general service fee dan pengembalian BPIH kepada jemaah sebesar SAR 1500 sbg living cost.

"Survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010-2013 dengan nilai memuaskan penghargaan serta penghargaan World Hajj dan convention yang berkedudukan di London Inggris mempertegas dan menjadi fakta yang tidak terbantahkan," paparnya.

Selanjutnya, kata Humphrey, SDA piawai pengelolaan keuangan haji dengan baik, terbukti dengan pengaturan penyimpanan dana yang mengasilkan bunga atau bagi hasil yang menguntungkan karena meningkat tajam.

"Peningkatan kualitas pengelolaan keuangan haji yg tadinya 90 persen disimpan dalam bentuk giro dan 10 persen dalam bentuk sukuk sekarang mayoritas dalam bentuk deposito dan sukuk. Saat sebagai menteri simpanan sukuk mencapai Rp 35 Triliun dari Rp 2,7 Triliun sekarang sdh mencapai sekitar Rp 90 Triun," katanya.

Terakhir, kata Humphrey, adanya corporate sosial responbility dari bank penerima simpanan kepada Kementerian Agama.

Menurutnya, atas prestasi yang sudah dilakukan SDA untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan juga ketertiban penyelenggaraan ibadah haji, justru tidak mendapatkan timbal balik yang tidak sepadan.

Tuduhan, adanya kongkalikong atau kompromi antara SDA dengan pimpinan atau anggota Komisi VIII DPR RI, sebagaimana dituduhkan dalam dakwaan JPU tidak benar. Faktanya hubungan SDA saat menjabat Menag sangat butuk dan tidak harmonis dengan pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR. Bukti ini dapat dilihat pada dokumen transkip atau rekaman disetiap rapat kerja dengan Komisi VIII.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya