Berita

foto: net

KISRUH FREEPORT

Ini Alasan Mengapa DPR Perlu Memanggil JK

SELASA, 22 DESEMBER 2015 | 14:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Polemik menyusul pertemuan antara keluarga Wakil Presiden Jusuf Kalla, Aksa Mahmud dan Erwin Aksa, dengan petinggi PT. Freeport McMoran Jim Moffett alias Jim Bob trus dihujani kritik. Pertemuan itu dianggap tidak etis.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha kepada redaksi, Selasa (22/12).

"Pernyataan JK mengenai pertemuan itu biasa saja karena hal yang wajar mengenai bussines to bussines, dinilai publik kurang tepat dikarenakan sebagai pejabat publik JK seharusnya membatasi kegiatan bisnisnya, apalagi persoalan Freeport yang membuat Ketua DPR Setya Novanto mundur dari jabatannya," tutur Panji.


Ia menilai, sebagai pejabat publik seharusnya JK patut menjaga integritas sebagai Wapres, karena masyarakat selalu mengawasi dan dapat menilai segala tindakan para pejabat publik, serta dapat memilih mana pejabat publik yang menjunjung integritas atau mana yang melakukan tindakan tercela.

"Atas hal tersebut DPR diminta untuk memanggil Wapres untuk menjelaskan pertemuan keluarganya dengan petinggi Freeport, agar publik mengetahui secara terang dan jelas, apakah pertemuan tersebut memang ada unsur pelangaran etik dan penyalahgunaan kewenangan atau tidak> Ini dilakukan agar publik tidak berasumsi negatif dengan menduga adanya keterlibatan bisnis JK di Freeport," demikian Panji. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya