Berita

Zulkifli Hasan Siap Hadiri Jambore Poros Maritim KNPI

SENIN, 21 DESEMBER 2015 | 15:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

‎ Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) mengundang Ketua MPR RI Zulkifli Hasan untuk menghadiri Jambore Poros Maritim se-Indonesia di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 25 -hingga 30 April 2015.

Undangan itu disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum KNPI Muhammad Rifai Darius kepada Zulkifli dalam pertemuan di Ruang Kerja Ketua MPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/12). Dalam pertemuan itu Ketua Umum KNPI didampingi jajaran pengurus DPP KNPI.

Rifai menjelaskan DPP KNPI periode 2015 - 2018 telah mencanangkan Gerakan Poros Maritim Pemuda pada tahun 2015 di lima provinsi kepulauan, yaitu Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Maluku, Provinsi Maluku Utara, dan Provinsi Papua Barat.

Menurut Rifai, Gerakan Poros Maritim Pemuda tersebut bertujuan untuk memberi perhatian bagi pembangunan ekonomi maritim pemuda, memelihara kelestarian sumber daya kelautan, mengembangkan kapasitas Iptek kelautan, meningkatkan bidang maritim bangsa dan menegakkan kedaulatan NKRI.‎

Sejalan dengan program itu, kata Rifai, DPP KNPI melanjutkan program Gerakan Poros Maritim Pemuda pada tahun 2016 dengan melaksanakan Jambore Poros Maritim se Indonesia di Provinsi Bangka Belitung.

"Kami mengundang Ketua MPR untuk menghadiri acara tersebut," sebut Rifai.

Ketua MPR Zulkifli Hasan langsung menyanggupi kesediaan untuk menghadiri jambore tersebut. Bahkan dia mengusulkan dalam jambore itu sekaligus dilaksanakan kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR.

"Nanti saya berbicara (tentang Empat Pilar MPR) di jambore itu," ujarnya.

Zulkifli menambahkan MPR sering mengadakan kerjasama dengan organisasi lain untuk kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR.

"Belum lama ini saya berbicara dalam sosialisasi Empat Pilar MPR di KNPI Sumatera Barat. Jika memungkinkan tidak hanya jambore di Bangka Belitung, tapi juga di provinsi lainnya," katanya.

Dalam pertemuan itu, Zulkifli sempat menyinggung gejolak dalam kongres KNPI. Menurut Zulkifli, tidak perlu ada organisasi tandingan.

Rifai, Ketua Umum KNPI hasil Kongres di Papua ini kemudian menjelaskan, bahwa masih ada pihak-pihak yang tidak puas terhadap hasil kongres KNPi di Papua.

"Tidak terjadi keributan, tapi hanya dinamika-dinamika kecil dari mereka yang tidak puas terhadap hasil kongres KNPI di Papua. Anak muda kalau tidak ada gejolak bukan anak muda namanya," jawab Rifai.

Dia menambahkan bahwa pemerintah mengakui hasil kongres KNPI di Papua. "Secara hukum kami sudah memiliki legitimasi. Menpora sudah mengakui. Kami juga minta dukungan moral dari Ketua MPR untuk KNPI hasil kongres Papua," katanya.‎[rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya