Berita

jusuf kalla/net

Sinyal Perpanjang Kontrak Freeport, JK Tidak Peka Agenda Reformasi!

MINGGU, 20 DESEMBER 2015 | 12:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Investor lama dan baru silahkan masuk dan bertahan di Indonesia, dengan catatan memberikan maslahat kepada masyarakat, bukan menguras kekayaan bangsa.

Demikian disampaikan Direktur Centre For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi saat dihubungi redaksi, Minggu (20/12).

Soal pernyataan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla yang seakan-akan memberikan sinyal akan memperpanjang kontrak PT. Freeport Indonesia, Uchok sangat menyayangkannya.


Ia juga menyebutkan bahwa JK tidak mengerti hakekat dan amanah reformasi, yaitu anti KKN.

"Pak JK ini tidak peka reformasi. Semua orang sudah tahu bahwa Freeport tidak menguntungkan kepada kita. Negara hanya dapat 9 persen dari Freeport, lalu kenapa harus diperpanjang?" ujar Uchok.

Menurutnya, kalau JK benar-benar ingin memperpanjang Freeport tanpa memperbaharui kontrak yang ada, pengusaha yang juga politisi gaek Partai Golkar itu bisa disebut sebagai pro asing.

"Dan kalau itu terjadi, Pak JK tidak punya kepedulian terhadap bangsa dan rakyat," tukas Uchok.

Pada 9 Desember lalu, Wapres JK mengindikasikan persetujuan Pemerintah untuk tetap memperpanjang kontrak perusahaan asal Amerika Serikat tersebut. Kata JK, Pemerintah selalu menginginkan adanya peningkatan investasi langsung dari asing. Apalagi selama ini, Presiden Joko Widodo dan para menteri sengaja datang ke luar negeri untuk mengundang para investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

"Kalau undang investasi dari luar, tentu investasi yang sudah ada kita jaga kelangsungannya. Kalau tidak dijaga, bagaimana bisa undang investasi lain?" terang JK. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya