Berita

Asri Anas/humas mpr

Passayang-sayang Ditampilkan Saat Sosialisasi Empat Pilar Di Mamuju

MINGGU, 20 DESEMBER 2015 | 07:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. MPR RI bekerjasama dengan Pemprov Sulawesi Barat menggelar pagelaran seni dan budaya nusantara dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR di Pantai Manakarra, Kota Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu malam (19/12).
 
Hadir dalam acara tersebut anggota MPR RI dari kelompok DPD Asri Anas, perwakilan Gubernur Sulawesi Barat dan Forkompimda Kota Mamuju.

Asri Anas mengatakan bahwa pagelaran seni di Kota Mamuju adalah momen baik untuk rakyat terutama generasi muda untuk mengenal dan bangga akan seni dan budayanya sendiri.


"Indonesia dikenal luar negeri dari sisi wisatanya hanya Bali saja. Padahal banyak sekali potensi-potensi wisata budaya di berbagai daerah Indonesia termasuk Sulawesi Barat, saatnya kita peduli akan budaya sendiri yang merupakan kekayaan negara Indonesia," ujarnya.

Pagelaran seni nusantara dengan tema 'Dengan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika Kita Perkuat Seni dan Budaya Bangsa' sebuah kejutan juga untuk warga Kota Mamuju. Sebab, selama ini tidak pernah ada pagelaran seni budaya yang digarap serius di Pantai Manakarra.

Dalam pagelaran seni budaya tersebut ditampilkan secara bergantian berbagai pertunjukan seni dan budaya mulai dari tari-tarian daerah, pembacaan puisi, teater, marawis, pencak silat, band pop dan rock serta tampilan utama budaya daerah yakni passayang-sayang.

Passsayang-sayang adalah budaya dan seni daerah Sulawesi Barat yang merupakan warisan leluhur Sulawesi Barat dan dipertahankan serta dilestarikan hingga kini dengan beberapa modifikasi. Passayang-sayang kesenian khas Mandar ini biasanya diperankan oleh orang-orang yang melantunkan syair lagu yang saling berbalasan. Yang mana mengungkapkan sebuah perasaan cinta dan kasih yang diiringi dengan pemain gitar.

Passayang-sayang dimainkan lima orang. Dua orang perempuan dan satu orang laki-laki sebagai vokal dan dua laki-laki sebagai pemusik yakni gitar. Para pelantun lagu menyanyikan lagu berbahasa daerah dengan saling berbalas syair. Di beberapa lagu mereka menyelipkan pesan tentang Pancasila, persatuan dan kebhinnekaan.

Dalam penampilannya ada yang sangat unik yakni permainan gitar si pengiring musik. Petikan gitarnya sangat cepat namun enak didengar, skill permain gitar sangat tinggi walaupun usia sang pemain rata-rata sudah tua. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya