nasaruddin umar:net
nasaruddin umar:net
POSISI umat Islam secara global dalam dasawarsa menÂdatang masih tetap berada dalam masa transisi sosial politik. Situasinya belum banÂyak bergeser dari dasawarsa sebelumnya. Dalam kondisi seperti ini kelompok radikaÂlisme masih tetap akan meÂwarnai pola relasi hubungan Timur dan Barat. Ketidak adilan dan kedhaliman yang dirasakan umat Islam di sejumlah daerah dan Negara masih tetap akan berlanjut. Posisi Palestina yang mendapatkan tekanan dan perÂlakuan tidak adil dari Israel yang dimanjakan dunia Barat masih tetap bahkan mungkin akan semakin meningkat. Sementara keamanan di Irak, Syiria, Libia, dan Yaman belum memperlihatkan tanda-tanda kemajuan. Bahkan ISIS bukannya semakin surut dengan hadirnya pasukan koalisi Barat dan koalisi Timur yang dipimpin Saudi Arabia. Dalam kondisi seperti ini agenda deradikalisasi tetap harus ditingkatkan.
Program deradikalisasi hampir setiap negara sudah diterapkan, namun tema dan obyek deÂradikalisasi cenderung masih bersifat monoton, sehingga sulit diharapkan hasil yang lebih efektif. Pada umumnya tema deradikalisasi berkisar pada pemahaman kembali ajaran-ajaran dasar agama yang bersifat universal. Di dalam Islam, diupayakan untuk memahami kembali ayat-ayat dan hadis yang difahami secara tekstual dan memutuskan historiÂcal background dan maqashid al-syari'ah. Sasaran deradikalisasi biasanya kurikulum dan bahan ajar seperti buku-buku, jurnal, materi-materi ceramah. Tidak terkecuali orang dan lembaga juga sering menjadi sasaran deradikalisasi seperti yang kita lihat di dalam sejumlah negara.
Penyisiran kurikulum dan bahan bacaan hampir semua negara melakukannya, termasuk Indonesia. Hanya saja cara masuknya berbeda-beda. Ada negera yang menyisir kurikulum dan syllabus denÂgan mendrop seluruh materi yang berpotensi bisa menimbulkan pemahaman keras. Ada juga dengan cara-cara memberikan perbandingan dengan pendapat atau pandangan lain, meskipun dalilnya sama. Cara-cara seperti umum dilakukan, terÂmasuk di Indonesia. Materi perbandingan mazhab (muqaranah al-madzahib) menjadi materi penting di dalam pembelajaran agama. Materi engenalan dasar agama-agama lain juga diperkenalkan atau diajarkan di dalam jenjang pendidikan tertentu agar peserta didik tidak hanya mengenal kebaikan agamanya sendiri tetapi pada agama lain terdapat juga ajaran kebaikan.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16