Berita

jokowi/net

Ini Kata Jokowi Jelang Putusan Novanto

SELASA, 15 DESEMBER 2015 | 14:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi memberikan pendapat terkait dengan rencana Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR yang dalam waktu dekat akan mengambil keputusan atas pengaduan Menteri ESDM Sudirman Said terkait dugaan pelanggaran kode etik Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus "papa minta saham".

Mengaku selalu mengikuti sidang, Jokowi meminta agar MKD melihat fakta yang ada dalam kasus yang di dalamnya disebut ada pencatutan namanya dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk permintaan pembagian saham PT. Freeport Indonesia.

"Saya ingin agar MKD melihat fakta yang ada. Lihat fakta-faktanya," kata Kepala Negara kepada wartawan usai acara Penyerahan Penghargaan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2015 di Istana Negara Jakarta, Selasa (16/12).


Jokowi meminta agar MKD mendengarkan harapan publik dan melihat fakta yang ada dalam mengambil keputusan kasus yang melibatkan Ketua DPR itu.

"Dengarkan suara publik, dengarkan suara masyarakat, dengarkan suara rakyat. Cukup," tegas politisi PDI Perjuangan ini seperti dilansir dari setkab.go.id.

Diketahui, sejak 2 Desember 2015 lalu, MKD menggelar persidangan untuk membuktikan dugaan pelanggaran kode etik Ketua DPR Setya Novanto. Dalam kaitan ini, MKD telah memeriksa Menteri ESDM Sudirman Said, Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, Ketua DPR Setyo Novanto, dan Menko Polhukam Luhut B. Pandjaitan. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya