Berita

Hatta Rahman/net

Nusantara

Kemenangan Hatta Di Pilkada Maros Dipersoalkan

SELASA, 15 DESEMBER 2015 | 13:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gerakan Rakyat Dukung Pemilu Bersih (Gerdu Pelih) mempersoalkan kemenangan Hatta Rahman di Pilkada Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan Tahun 2015.

Hatta merupakan calon incumbent (patahana) yang maju di Pilkada Maros berpasangan dengan Harmil Matotorang. Dalam Pilkada tersebut berdasarkan hasil perolehan suara sementara oleh lembaga survei, Hatta-Maros mendapatkan perolehan suara sebanyak 72,2 persen.

Gerdu Pelih menggelar unjuk rasa di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/12). Mereka menuntut agar pihak kepolisian mengusut dugaan korupsi Hatta, apalagi statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri.


Salah satu koordinator unjuk rasa, Suparlin, mengatakan, Hatta diduga terlibat dalam kasus LED atau lampu jalan Maros, Kabupaten Maros yang menggunakan anggaran Tahun 2011 dan Tahun 2012 sebesar Rp 1,452 miliar.

Dalam aksinya di Mebes Polri, mereka menyerahkan secara simbolik replika lampu jalan yang menjadi kasus dugaan korupsi yang dilakukan Hatta. Mereka juga menilai Pilkada di Kabupaten Maros tidak berjalan jujur.

Seperti diketahui, ada tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros, Hatta Rahman-Harmil Matotorang (PAN), Andi Husain Rasul-Sudirman (Partai Gerindra dan Partai Demokrat), dan Imran Yusuf-Said Patombongi (PBB, PKS dan Partai Hanura).

Suparlin mengatakan percuma Pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2015 dengan menghabiskan dana Rp 6,8 triliun, hanya mendapatkan pemimpin yang korup.

Seperti diwartakan, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Barekrim Mabes Polri telah melayangkan surat panggilan kepada Hatta Rahman untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi LED atau lampu jalan Maros. Pemeriksaan Hatta Rahman dijadwalkan pada Kamis 17 Desember 2015. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya