Berita

zulkifli hasan/humas mpr

Zulkifli Hasan: Kini MPR Sudah Menjadi Rumah Rakyat

SELASA, 15 DESEMBER 2015 | 12:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima delegasi Gerakan Selamatkan NKRI, di ruang kerjanya, Lantai 9, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 15/12).

Zulkifli mengatakan setelah dia terpilih sebagai Ketua MPR dirinya membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengadukan masalahnya ke MPR.

Buka pintu yang dilakukan ini membuat berbagai kelompok datang ke MPR, mulai dari kelompok yang biasa hingga yang paling ekstrem, dari yang mengusung masalah pelanggaran HAM sampai yang memperjuangkan perkawinan sejenis.


"Dari sini menunjukkan MPR benar-benar menjadi rumah bagi rakyat," ujar Zulkifli.

Ditambahkan lagi, raja-raja dan keraton yang bersengketa pun mengadukan masalahnya kepada MPR.

Sekarang menurut Zulkifki, masyarakat mulai sadar bahwa kita hidup dalam suasana Indonesia baru setelah reformasi. Dalam suasana Indonesia yang baru ini menurut Zulkifli ada sisi positif ada pula sisi negatif.

Sisi negatif dalam era sekarang adalah mahalnya biaya demokrasi. Jadi wakil rakyat sekarang biayanya berlipat-lipat. Diakui oleh Zulkifli saat dirinya menjadi anggota DPR biaya yang dikeluarkan tidak mahal. Sekarang menurut Zulkifli untuk menjadi anggota DPR tidak hanya pintar saja namun juga ada ungkapan nomer piro wani piro alias harus melakukan money politic.

Masalah yang terjadi saat ini tidak hanya semakin mahalnya demokrasi namun juga semakin melebarnya jarak gini ratio. Bila gini ratio ini akan semakin melebar, akan menyebabkan kecemburuan sosial dan terjadinya kerusuhan.

Penguasaan sumber daya alam pun diakui oleh Zulkifli juga terjadi ketimpangan. Satu orang bisa menguasai ribuan hektar kebun sawit, sementara satu orang tidak memiliki satu hektar pun. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya