tito hananta kusuma/net
tito hananta kusuma/net
Ketua Advokasi dan Bantuan Hukum Kagama Universitas Gajah Mada (UGM), Tito Hananta Kusuma mengatakan, lembaga antirasuah itu sebaiknya mengambil alih kasus "papah minta saham" jika memang benar mengarah ke tindak pidana korupsi.
"Demi obyektifitas dan independensi penyidikan. Jadi akan dipertanyakan Obyektifitas dan Independensi itu jika menyidik kasus setnov. Sebaiknya KPK yang memeriksa, jadi bisa Independen dan Obyektif," terang dosen hukum Universitas Bina Nusantara (Binus) ini.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21
UPDATE
Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17
Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07
Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05
Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04
Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49
Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40
Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34
Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30
Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23
Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20