Berita

foto :dok

Bisnis

137 KK Di Pasuruan Sudah Menikmati Gas Bumi PGN

SABTU, 05 DESEMBER 2015 | 07:55 WIB

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperluas penggunaan gas bumi bagi para pelanggan rumah tangga di berbagai wilayah di Indonesia.

Bertempat di Aula SMA Luar Biasa Negeri Pasuruan, PGN melakukan sosialisasi penggunaan gas bumi kepada para warga di sejumlah perumahan di Pasuruan, tempo waktu. Para warga ini merupakan pelanggan baru PGN setelah jaringan pipa dan gas bumi dapat disalurkan ke rumah-rumah mereka.

Total gas bumi yang disalurkan PGN melalui jaringan pipa ini sebanyak 1.370 meter kubik (m3) kepada 137 kepala keluarga. Masyarakat yang sudah dapat menikmati manfaat penggunaan gas bumi PGN berada di Perumahan Tambak Yudan Makmur, Perumahan Kebonagung Mas, Perumahan Pucang Indah lestari, Perumahan Lentera Cluster dan Jalan Erlangga, yang seluruhnya berlokasi di Desa Purworejo dan Desa Kebonagung, Kota Pasuruan.


Dalam kegiatan sosialisasi penggunaan gas bumi rumah tangga ini PGN menyampaikan berbagai informasi seperti aspek keamanan gas bumi, pemeliharaan jaringan pipa gas dan nomor kontak yang dapat dihubungi dalam kondisi darurat. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Pjs Walikota Pasuruan Dr Ir Wibowo Ekoputro, Kapolresta Pasuruan Kota AKBP Yong Ferrydjon, Kapolsek Purworejo Achmad Sudarto, Camat Purworerjo, Lurah Kebonagung, dan Lurah Purworejo, serta seluruh pengguna gas bumi rumah tangga dan warga sekitar.

Area Head PGN Pasuruan, Mula Prasetyawan Senja mengatakan, pembangunan jaringan pipa dan penyaluran gas ke rumah tangga di Pasuruan merupakan bagian dari komitmen PGN untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi di Indonesia.
Gas bumi sebagai energi baik yang ramah lingkungan, efisien dan aman, terbukti mampu memberikan manfaat bagi ratusan ribu pelanggan rumah tangga PGN di berbagai wilayah di Indonesia. Penyaluran gas bumi untuk rumah tangga ini merupakan program PGN Sayang Ibu yaitu menambah pelanggan rumah tangga PGN sebanyak 1 juta rumah tangga di Indonesia.

"Penyaluran gas bumi untuk rumah tangga di Pasuruan ini juga menjadi bagian dari upaya PGN untuk mendukung program pemerintah dalam rangka konversi energi dari BBM ke gas bumi. Dengan dukungan dari masyarakat, para pemangku kepentingan dan pelaku usaha, PGN berharap dapat terus memperluas pemanfaatan gas bumi di Pasuruan," kata Mula Prasetyawan.

Hingga akhir tahun 2015 PGN menargetkan dapat menyalurkan gas bumi di wilayah Kota Pasuruan hingga sebanyak 200 rumah tangga. Sementara untuk kabupaten Pasuruan sebanyak 200 rumah tangga ditargetkan dapat menikmati gas bumi sebagai energi bebas subsidi ini tahun depan. Dengan penambahan pelanggan di Pasuruan, maka untuk wilayah Jawa Timur jumlah pelanggan rumah tangga PGN telah mencapai 13.601 pelanggan.

Mula menambahkan, pemasangan jaringan pipa ke rumah tangga di Pasuruan ini melewati beberapa tahap, seperti sosialisasi program, pengumpulan formulir berlangganan dan evaluasi calon pelanggan. Setelah persetujuan berlangganan diperoleh, baru dilanjutkan pemasangan jaringan pipa gas dan penyaluran gas.

"Secara teknis, penyaluran gas ke rumah tangga ini akan lebih cepat dilakukan apabila telah tersedia jaringan pipa induk dan pipa distribusi di sekitar lokasi calon pelanggan. Ke depan, PGN akan terus membangun infrastruktur agar gas bumi dapat menjadi sumber energi di negeri sendiri," tambahnya.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya