Berita

jokowi/net

Politik

Eva Cuma Ingatkan Jokowi, Kabinet Kerja Sarat Kepentingan Bisnis dan Kartel

SELASA, 01 DESEMBER 2015 | 19:05 WIB | LAPORAN:

Politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, menyebut Presiden Joko Widodo perlahan tengah menata kabinetnya. Kabinet Kerja sekarang, menurut Eva, berisi orang-orang yang membuat realisasi program Nawacita dan Trisakti presiden terhambat.

Dalam diskusi Front Page di Jakarta, hari Minggu lalu (29/11), Eva mengibaratkan Jokowi sedang "berjalan bareng perampok, berenang bersama hiu". Eva juga mengatakan, Jokowi sedang melakukan pembenahan kabinet tanpa grasak-grusuk.

Bagi pengamat politik, Karyono Wibowo, apa yang dikatakan Eva tersebut merupakan peringatan terhadap Presiden Jokowi.


"Mbak Eva sedang mengingatkan Presiden, hai presiden hati-hati bahwa Anda sedang dikeliling oleh orang-orang yang tidak sesuai dengan program-program kerja Anda," terang dia saat dikontak Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/12).

Analisa Karyono, orang-orang tersebut bisa jadi merupakan kombinasi dari menteri kabinet maupun pengusaha yang terlibat dalam pemerintahan.

"Sebagian dari mereka ada kepentingan bisnis dan kelompok pengusaha yang disebut kartel. Tapi tak semua menteri. Tak sedikit juga menteri yang kerja mati-matian mendukung program Jokowi," terangnya.

Dia mengambil contoh kasus Pelindo II yang menyeret RJ Lino. Di kasus itu, terlihat jelas Dirut Pelindo II dibela oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil, dan bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Disisi lain ada menteri yang kontra, seperti Rizal Ramli (Menko bidang Kemaritiman dan Sumber Daya) dan dari parpol ada PDIP. Mereka habis-habisan menyerang," urai dia.

"Ada perbedaan kepentingan. Bukan tidak mungkin bahwa ada persaingan bisnis belakangannya," tandasnya. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya