Berita

foto: net

Politik

Reshuffle Jilid II Momentum Bersih-bersih Menteri Pembuat Gaduh

JUMAT, 20 NOVEMBER 2015 | 07:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wacana reshuffle jilid II pada akhir tahun 2015 seperti dilontarkan oleh Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menarik perhatian publik. Pasalnya, hal tersebut ditandai dengan berbagai manuver politik yang kerap dilakukan para menteri kabinet Jokowi-JK dan berakibat gaduh.

"Bisa saja akhir tahun ini terjadi reshuffle, karena hingga saat ini menteri-menteri di Kabinet Kerja hanya mempertunjukkan kegaduhan antar lembaga seperti baru-baru ini polemik minta saham Freeport yang dilaporkan oleh Menteri ESDM Sudirman Said ke MKD DPR, yang diketahui menurut keterangan Menkopolhukam (Luhut B Panjaitan) tidak ada restu dari Presiden Jokowi," kata Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI), Panji Nugraha dalam rilisnya, Jumat (20/11).

Panji menilai, sudah banyak para menteri bermanuver bukan mengurusi tupoksinya.


"Akibatnya hingga saat ini banyak janji kampanye Jokowi-JK masih menjadi hutang kepada rakyat," ungkapnya.

Panji menambahkan, jika memang Jokowi-JK tetap mempertahankan menteri yang mempunyai respon negatif di hadapan publik, dampaknya akan berakibat semakin anjloknya kepercayaan publik terhadap pemerintah.

"Hal tesebut juga akan mengganggu kinerja pemerintah dalam merealisasikan berbagai program yang sudah direncanakan dari awal," tutup dia. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya