Berita

Nusantara

Zulkifli Hasan dan Hasyim Djoyokusumo Kampanye Di Bengkalis

KAMIS, 19 NOVEMBER 2015 | 13:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menghadiri kampanye pasangan Herliyansyah Saleh dan Riza Pahlevi di Pilkada Kabupaten Bengkalis 2015. Selain Zulkifli, ada juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Pasangan Herliyansyah Saleh dan Riza Pahlevi maju di Pilkada Bengkalis diusung ileh koalisi PAN, Gerindra dan Hanura.
 
Zulkifli mengingakan bahwa waktu-waktu yang sangat menentukan sudah semakin dekat (Pilkada 9 Desember). Sehingga semua kader partai harus meningkatkan militansinya guna mengawal Pilkada serentak.


"Lima belas hari ini sangat menentukan bagi calon-calon yang kita dukung. Saya minta seluruh kader PAN mulai dari cabang, DPD dan DPW untuk bekerja keras mendukung pasangan yang didukung oleh PAN," katanya pada acara kampanye terbuka di Lapangan Suriname Sebanga Pinggir, Duri, Bengkalis, Riau, Kamis (19/11).

Lebih jauh Zulkifli menambahkan diminta atau tidak kader partai harus terus bergerak. Semua kader partai harus mengawasi proses pemilihan.

"Ada surat maupun tidak ada surat dari partai harus pro aktif mengawasi di TPS-TPS," katanya memberikan semangat seperti dalam rilinya.

Zulkifli juga mengingatkan agar kader PAN tidak ada yang main mata dengan calon lain yang bukan didukung oleh PAN. Karena kalau itu yang dilakukan maka PAN tidak segan-segan memberikan sanksi yang tegas.

"Saya yakin tidak ada kader PAN yang main mata dengan calon lain. Tapi kalau ini sampai ada tentu PAN akan memberikan sanksi yang tegas," tukas ketua MPR ini.

Ikut mendampingi Zulkifli antara lain Waketum PAN Asman Abnur, Bendum PAN  Nasrullah dan Wakil Sekjen Soni Sumarsono dan Ketua DPD PAN Bengkalis Heru Wahyudi. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya