Berita

Hukum

Ketua Pengadilan Agama Ini Sering Intip Celana Dalam Pegawainya

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 17:08 WIB | LAPORAN:

Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungal, Jambi, Erwin Effendi tak hanya pernah melakukan pelecehan seksual berupa memeluk dan mencium secara paksa pegawainya berinisial NA.

Dalam pengadilan, Erwin juga ternyata kerap melakukan perbuatan tak etis lainnya, yakni sering melihat celana dalam NA ketika dipanggil ke ruangannya untuk bersih-bersih. (Baca: Ketua Pengadilan Agama Di Jambi Terancam Dipecat, Ini Penyebabnya)

‎"Terlapor pernah menyuruh saksi pelapor untuk membersihkan ruangannya, dan terlapor melihat aurat saksi pelapor ketika membersihkan ruangannya," ujar Ketua Majelis Kehormatan Hakim (MKH), Abbas Said, dalam sidang MKH di Ruang Sidang Wiryono, Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, Rabu (18/11)


Tak cuma pelecehan fisik yang dilakukan Erwin kepada NA. Tetapi juga ucapan-ucapan verbal dan kalimat-kalimat dalam pesan singkat kepada NA juga dianggap tidak etis.
"Terlapor sering kirim pesan pendek dengan sapaan sayang‎ atau say," ujar Abbas

Selain sering berkirim pesan dengan sapaan 'sayang' atau 'say' itu, Erwin juga kerap memanggil NA dengan sebutan'Kajol'. Kajol sendiri adalah artis Bollywood. Perempuan cantik asal India itu terkenal ketika memerankan 'Anjali Sharma' dalam film Kuch Kuch Hota Hai.

"Terlapor juga sering memanggil saksi pelapor dengan panggilan sayang 'Kajol'," beber Abbas

Tak cukup sampai disitu, dalam sidang MKH ini juga terungkap, kalau Erwin beberapa kali menuduh NA sudah tidak perawan lagi. Erwin bahkan mengancam akan melakukan tes keperawanan karena status NA masih single alias belum nikah.

"‎Terlapor menuduh saksi tidak perawan. Dan mengancam akan melakukan tes perawan kepada saksi pelapor. Kemudian terlapor juga pernah memberi uang Rp 500 ribu untuk membantu kuliah," ujar Abbas.

Majelis sidang MKH ini dipimpin oleh Wakil Ketua KY Abbas Said serta beranggotakan 4 Komisioner KY, yaitu Imam Anshori Saleh, Ibrahim, dan Eman Suparman. Sementara anggota Majelis lainya berasal dari unsur MA, yakni Hakim Agung Eddy Army, Hakim Agung Purwosusilo, dan Hakim Agung Amran Suadi. [zul]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya