Berita

jokowi/net

Jokowi Harus Tegas, Terlibat Atau Tidak Di Freeport?

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 13:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi dinilai tidak cukup menyerahkan sepenuhnya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR terkait pencatutan namanya dalam rencana perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia.

Senin (16/11) kemarin, Menteri ESDM Sudirman Said melaporkan Ketua DPR Setya Novanto kepada MKD DPR mengenai adanya pencatutan nama Presiden Jokowi dan Wapres JK untuk meminta jatah saham terkait perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia.

Analis ekonomi dan politik dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga mengatakan Presiden Jokowi diharapkan jangan hanya diam atas kasus tersebut karena namanya dibawa dalam pembicaraan Novanto dengan petinggi Freeport.


"Presiden harus segera menjelaskan kepada publik bahwa Presiden tidak terlibat atas kasus tersebut," ungkapnya kepada redaksi, Rabu (18/11).

Tidak hanya itu, Andy mendesak Presiden Jokowi untuk segera menuntut balik Novanto, yang juga politisi Golkar itu ke ranah hukum. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya