Berita

gedung kpk/net

Fit And Proper Test Capim KPK Dijadwalkan Akhir November

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 09:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Uji kelayakan dan kepatutan alias fit and proper test terhadap calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan 25-26 November 2015.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Erma Suryani Ranik di Jakarta, Rabu (18/11).

Jelas Erma, sebelum dilakukan fit and proper test, delapan capim KPK akan terlebih dahulu melakukan pembuatan makalah pada 19 November 2015.


Sejauh ini, lanjut Legislator Kalimantan Barat itu, Demokrat telah menelusuri rekam jejak delapan calon.

"Demokrat sejak sebelum reses sudah melakukan tracking dan meminta semua data dari teman-teman Pansel Capim KPK. Termasuk video ketika seleksi wawancara. Itu kita jadikan preferensi untuk mengidentifikasi para capim," ujar Erma.

Diketahui, Komisi III akan memilih 5 dari 10 capim KPK. Mereka adalah 8 capim yang baru lolos oleh Tim Seleksi Capik KPK, Saut Situmorang (BIN), Surya Tjandra (pengacara), Alexander Marwata (hakim Tipikor), Brigjen Basaria Panjaitan (Polri), Agus Raharjo (Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah), Sujanarko (Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Sama antar Komisi KPK), Johan Budi SP (Plt Pimpinan KPK), dan Laode M Syarif (akademisi Unhas). Serta dua yang sudah lolo sebelumnya, Busyro Muqqodas (mantan pimpinan KPK) dan Roby Arya Barata (mantan Kepala Bidang Hubungan Internasional Sekretariat Kabinet). [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya