Berita

foto:net

Nusantara

Larangan Dekati Kawah Bromo Sudah Terpasang

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 09:26 WIB

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Polres Probolinggo, TNI, petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), dan Badan Vulkanologi setempat, menutup sementara pintu masuk ke kawah Gunung Bromo, dan memasang papan imbauan larangan.
 
Petugas memasang papan imbauan larangan tersebut di lokasi pintu masuk ke Kawah itu, Selasa (17/11) sore. Ini menyusul status Gunung Bromo yang telah ditingkatkan menjadi waspada dalam beberapa hari terakhir.

Meski begitu masih banyak pengunjung yang mendekat ke bibir kawah. Imbauan itu berisi agar wisatawan tidak mendekat ke kawah dengan radius 1 kilometer.


Mulai dari sekitar kaldera dan lautan pasir, di kaki Gunung Batok, di Pure Luhur Poten yang merupakan jarak teraman radius 1 kilometer, hingga pintu masuk wisata Bromo dan juga perkampungan warga setempat.
 
Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi dari pengalaman pada tahun 2004 lalu. Saat itu, Bromo tiba-tiba meletus dan membuat dua pengunjung tewas terkena lontaran batu vulkanik.
 
Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Dwi Joko Nurdjayadi menjelaskan, pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas Bromo dan saat ini relawan dari BPBD sudah siap jika seewaktu-waktu Bromo erupsi dan abunya mengarah ke Probolinggo.
 
"Kita bekerja sama dengan pos pantau vulkanologi Bromo untuk melaporkan setiap hari aktifitas Bromo, dan kita akan perketat pintu masuk kawah Bromo, serta mengimbau jarak radius 1 kilometer dari kawah Bromo," tutur Dwi Joko seperti dimuat RMOLJakarta.Com.
 
Sementara itu, Kapolres Probolinggo, AKBP Iwan Setyawan mengaku, pihaknya saat ini sudah menyiagakan personil tambahan dan disiagakan di berbagai sudut untuk menghalau pengunjung yang nekat naik ke kawah Bromo.
 
"Kami akan menempatkan petugas gabungan di pintu masuk, untuk melarang wisatawan dan warga untuk tidak mendekat dari kawah Bromo, sebagai antisipasi korban jiwa," tegas Iwan.
 
Hingga pada Selasa sore, gempa tremor menerus masih di kisaran 0.5 hingga 6 milimeter, dominan 4 milimeter. Hanya saja, asap tebal berwarna kelabu terus keluar dari kawah Bromo.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya