Berita

Nusantara

Gubernur Kalteng Beri Penghargaan Ke Satgas AGP

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 02:14 WIB | LAPORAN:

Pejabat Gubernur Kalimantan Tengah Hadi Prabowo memberikan penghargaan kepada Satgas Artha Graha Peduli dan sejumlah instansi lain atas partisipasi dan bantuan yang diberikan dalam operasi kemanusiaan dan pemadaman kebakaran lahan dan hutan.

Penghargaan diberikan seusai upacara bendera Hasupa Hasundau di lapangan Palangka Raya, Selasa (17/11), yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan rasa persatuan dan kecintaan terhadap NKRI yang diikuti seluruh unsur yang terlibat langsung dalam penanggulangan kebakaran lahan dan hutan di Kalimantan Tengah.

"Selamat dan terimakasih untuk Artha Graha Peduli," kata Hadi Prabowo saat menyalami perwakilan Satgas AGP Tanggap Darurat Bencana Kabut Asap yang sudah sejak 23 Oktober 2015 terlibat langsung dalam operasi kemanusiaan di Kalteng.

"Siap pak. Kami senang bisa membantu," jawab Wasis, Komandan lapangan Satgas AGP di Kalteng, yang secara simbolis menerima piagam penghargaan tersebut.

Selain Satgas AGP, Pemda Kalteng juga memberikan penghargaan serupa kepada sejumlah instansi lain seperti Manggala Agni dan Tagana Kalteng, Korem 102 Panju Panjung, Komunitas Melawan Asap, Ikatan Dokter Indonesia dan USAID.

Menanggapi pemberian penghargaan tersebut, Ketua Satgas AGP Heka Hertanto mengatakakan pihaknya ikhlas bekerja membantu bencana kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Kalteng.

"Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh masyarakat Kalteng melalui pejabat gubernur. Kami ikhlas dan senang bisa berbagi dan membantu apa yang bisa dibantu. Itu sudah jadi jati diri Satgas Artha Graha Peduli," kata Heka Hertanto yang memimpin operasi Satgas AGP di Kalteng.

Satgas AGP sejak 23 Oktober 2015 melakukan operasi kemanusiaan di Kalimantan Tengah di bawah koordinasi Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah Kolonel ARH Purwo Sudaryono.

Menurut Heka, Satgas AGP di Kalteng mengelola sejumlah rumah singgah, mengoperasikan mobil oksigen kelilng yang mendatangi korban asap dari rumah ke rumah, melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, serta menyediakan logistik berupa susu bubuk bagi anak-anak dan lansia.

Tim dokter AGP, katanya, sudah memeriksa kesehatan warga di Palangka Raya dan Pulang Pisau terhadap sekitar 1000 warga termasuk anak-anak. Selain melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, Satgas juga bersama Korem setempat menyediakan susu bagi anak-anak.

"Satgas AGP juga diikutkan dalam operasi pemadaman darat," katanya seraya memastikan bahwa operasi kemanusiaan terus dilaksanakan sampai masa tanggap darurat dinyatakan selesai pada 20 Nopember 2015.

Stasiun Penerima Data Satelit NOAA-18 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan & Terra/Aqua BMKG menyatakan tidak adanya titik hotspot di wilayah Kalimantan Tengah sejak 15 Nopember 2015.

Hujan dengan intensitas sedang sampai dengan lebat diiringi petir diperkirakan terus terjadi diwilayah Kalimantan Tengah. Kondisi wilayah yang terus diguyur hujan membantu proses pemadaman titik api di wilayah Kalimantan Tengah.

Dengan visibility yang semakin baik yakni 9 km, menjadi indikator kabut asap sudah tidak ada dan kualitas udara baik di provinsi yang sebelumnya paling parah terpapar kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya