Berita

said iqbal/net

200 Advokat Di Belakang Aksi Mogok Nasional 5 Juta Buruh

SELASA, 17 NOVEMBER 2015 | 11:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebanyak 200 advokat dari seluruh Indonesia siap membantu advokasi buruh dalam mogok nasional Komite Aksi Upah Gerakan Buruh Indonesia (KAU-GBI) pada pada 24 hingga 27 November 2015.

Salah satu Presidium KAU-GBI, Said Iqbal mengungkapkan 200 advokat ini dipelopori oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Besok (Selasa, 17/11), kata Said, KAU-GBI akan menggelar konfrensi pers dengan agenda pemaparan rencana mogok nasional dan apel siaga mogok nasional. Acara ini digelar di Kantor LBH Jakarta, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 12.00 WIB.


Konfrensi pers ini akan dihadiri semua elemen gerakan buruh antara lain KSPSI-AGN, KSBSI, KSPI, KP KPBI, KSN, SP LEM, SP Pelabuhan JICT, FSPMI, SPN, SP Jalan TOl, SBSI 92 dan PPMI. Beserta aliansi gerakan sosial lainnya seperti LBH Jakarta, YLBHI, KontraS, Imparsial dan Komnas HAM.

Aksi mogok nasional 2015 akan diikuti sebanyak 5 juta buruh di 20 provinsi dan 200 kabupaten/kota se-Indonesia.

Said Iqbal, yang juga Presiden KSPI ini sering mengungkapkan, bahwa monak nasional dilakukan sebagai bentuk penolakan atas diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) No. 78/2015 tentang Pengupahan. Buruh juga menolak formula kenaikan upah minimum yang hanya berdasarkan Inflasi+PDB, serta menuntut untuk dinaikannya upah minimum 2016 berkisar Rp 500 ribuan. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya