Berita

Yuliandre Darwis/net

Pakar Komunikasi: Langkah Menteri ESDM Laporkan Ketua DPR Ke MKD Multi Tafsir

SELASA, 17 NOVEMBER 2015 | 09:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

‎. ‎Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Yuliandre Darwis mengapresiasi langkah Menteri ESDM Sudirman Said melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Laporan itu terkait pencatutan nama Presiden Jokowi dan Wapres JK dalam hal perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia.

‎"Langkah itu harus kita apresiasi meski terkesan politis," kata Yuliandre saat berbincang dengan redaksi, Selasa (17/11).

‎‎Pakar komunikasi ini menjelaskan, alasan politis karena sang menteri melaporkan Setya hanya ke MKD yang notabena adalah lembaga politik. Kalau mau sempurna, kata Yuliandre, sebaiknya anak buah Presiden Jokowi itu melaporkannya kepada penegak hukum, seperti ke Kepolisian, Kejaksaan atau Komisi Pemberantasan Korupsi.


‎‎"Apalagi semua sudah tahu, kinerja Sudirman Said di kabinet juga tidak terlalu baik-baik amat. Dan banyak pandanganan agara dia direshuflle," bebernya.

‎‎Yuliandre menilai, dengan langkah Sudirman Said tersebut bisa ditafsirkan sebagai‎ jurus agar dia tidak dilempar dari Kabinet Kerja, karena dianggap seorang pemberani.

‎‎"Jadi langkah Sudirman Said itu multi tafsir karena hanya melaporkannya kepada MKD," ujarnya.

‎‎Sebaiknya, tambah Yuliandre, Sudirman Said dan para menteri yang lain, kalau mangantongi data ada oknum politisi atau pejabat termasuk pengusaha yang bermain-main dalam hal merugikan negara sepatutnya dilaporkan ke penegak hukum, bukan dibawa ke ranah politik. ‎[rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya