Berita

Zukifli Hasan/net

Zulkifli Hasan: Tidak Ada Agama Yang Mendukung Tragedi Paris

MINGGU, 15 NOVEMBER 2015 | 11:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengutuk keras targedi kemanusiaan di Paris, Prancis. Tidakan kemanusiaan tersebut dinilai sebagai tidakan biadab, semua agama pastik mengutuknya. Dan bangsa Indonesia ikut berduka dengan adanya tragedi ini.

Demikian disampaikan Zulkifi yang juga Ketua Umum PAN disela-sela-kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi Zumi Zola-Fahrori Umar di Kabupaten Bungo, Jambi, Minggu (15/11). Pasangan Zumi Zola-Fahrori Umar diusung oleh PAN, Partai Golkar, Nasdem, PKB dan PBB.

Zulkifli yang juga Ketua Umum PAN ini meminta agar tragedi ini tidak dikait-kaitkan dengan agama apapun.


"Ini adalah tragedi kemanusiaan. Tidak ada agama apapun yang mendukung tindakan biadab seperti ini," tegasnya seperti dalam rilis yang diterima redaksi.

Zulkifli bersyukur kondisi demokrasi dan hubungan antara umat beragama Indonesia semakin membaik.

"Ahamdulillah kondisi Indonesia demokrasinya semakin hari semakin bagus. Toleransi antara umat agama juga semakin baik. Namun demikian kita harus tetap waspada karena potensi kekerasan tetap ada seperti di Tolikara dan Singkil," katanya mengingatkan.

Rombongan bersama Zulkifli ke Jambi antara lain Waketum PAN Asman Abnur, Sekjen Edi Soeparno, Ketua DPP PAN Yandri Susanto, Anggota DPR RI Anang Hermansah, Anggota DPR RI Dapil Jambi A. Bakri serta para Wakil Sekjen Soni Sumarsono, Mahilli, Dipo Ilham Djalil, Diyah Hestu Lestari dan Nur Indah Fitriani. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya