Berita

presiden jokowi/net

Dunia

Jokowi Akan Bicara Counter Terorism di KTT G-20

MINGGU, 15 NOVEMBER 2015 | 08:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berbicara mengenai counter terrorism dalam pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Turki,  Minggu (15/11).

"Tentunya dengan kejadian yang baru saja terjadi di Paris, Perancis, tentunya akan dijadikan diskusi menjadi sangat menarik," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi kepada wartawan di Antalya, Turki, Sabtu (14/11) pukul 22.30 waktu setempat atau Minggu (15/11) pukul 03.30 WIB.

Maksud diskusi akan berjalan menarik, menurut Menlu, karena Presiden Jokowi akan menyampaikan yang intinya pentingnya kerja sama internasional dalam pemberantasan terorisme.


"Semua, saya kira, tidak ada satupun negara di dunia ini yang aman dari ancaman terorisme," tegasnya.

Menurut Menlu, tidak ada cara lain untuk memerangi terorisme selain dengan melalui kerja sama internasional.

"Jadi, itulah yang akan disampaikan utamanya oleh Presiden pada saat acara working dinner dengan topik counter terorrism," papar seperti dilansir dari laman setkab.go.id.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi mendarat di Antalya, Turki dengan pesawat kepresidenan, Sabtu (14/11) pukul 20.00 waktu setempat atau Minggu (15/11) pukul 01.00 WIB. Satu jam kemudian, Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Hotel IC Santai, Antalya, Turki dan disambut oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya