Berita

foto:setkab

Dunia

Tiba Di Turki, Jokowi Terlebih Dahulu Bertemu Dengan PM Kanada

MINGGU, 15 NOVEMBER 2015 | 07:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi mendarat di Antalya, Turki dengan pesawat kepresidenan, Sabtu (14/11) pukul 20.00 waktu setempat atau Minggu (15/11) pukul 01.00 WIB. Satu jam kemudian, Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Hotel IC Santai, Antalya, Turki dan disambut oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso.

Dalam kunjungan ke Turki kali ini, Presiden Jokowi rencananya akan mengikuti pertemuan B-20 dan Pertemuan Puncak G-20. Beberapa Kepala Negara/Pemerintahan dijadwalkan hadir dalam pertemuan G-20 kali ini yang mengambil tema, 'Together For Inclusive and Robust Growth'.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi menyampaikan bahwa agenda Presiden pada hari Minggu (15/11) adalah pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, yang baru saja memenangkan pemilu di negaranya.


"Hal ini merupakan pertemuan pertama antara Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau," jelas Menlu.

Selanjutnya, Presiden dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping. Setelah itu, Presiden akan menghadiri acara KTT G-20 dengan tiga acara utama yaitu, working lunch. Acara ini mengambil tema development and climate change. Presiden Jokowi akan berbicara mengenai masalah climate change.

Kemudian, agenda kedua di G-20 adalah working session I. Tema yang diambil adalah inclusive growth, global economy, growth strategies, employment and investment. Sementara program ketiga di G-20 adalah working dinner. Isu yang akan dibahas adalah mengenai masalah counter terrorism.

"Jadi, secara pokok yang akan dilakukan Presiden Jokowi bersama dengan para pemimpin G-20 tentunya akan ada penyambutan secara resmi dan pembukaan serta ada resepsi pada malam harinya," kata Retno dalam keterangan persnya seperti dilansir dari laman setkab.go.id. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya