Berita

muhaimin iskandar/net

Cak Imin: Banyak Kejadian Di Luar Perkiraan Kita

SABTU, 14 NOVEMBER 2015 | 16:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengingatkan semua elemen bangsa agar bersiap menghadapi kejadian-kejadian di luar perkiraan.

Itu disampaikannya ketika membuka Sosialiasi Empat Pilar MPR RI yang digelar Fraksi PKB MPR RI, di Ancol, Jakarta, Sabtu (14/11).

Sosialisasi Empat Pilar merupakan sarana persiapan untuk menghadapi perubahan global yang cepat dan di luar jangkauan perkiraan manusia,” katanya.


Muhaimin menyebut banyak kejadian di luar perkiraan. Ia menyinggung rentetan teror maut di Paris, Perancis, pada Jumat malam (13/11). Menurutnya, tak diduga Perancis bisa didera masalah keamanan seperti yang terjadi di Pakistan. Padahal, Perancis adalah negara yang sangat ketat dalam pengamanan.

Muhaimin juga mengungkapkan fenomena di luar nalar lainnya, di mana negara-negara Timur Tengah yang identik dengan negara Islam dan kaya minyak, tidak mampu menciptakan kesejahteraan dan kemanusiaan. Padahal, kekayaan yang ada di Timur Tengah mampu menggerakkan roda perekonomian di Eropa.
 
"Tak setetes minyak pun yang bisa mensejahterakan rakyat," ujar politisi yang akrab disapa dengan Cak Imin ini.

Dia pun menyebut saat ini bangsa Indonesia sedang alami krisis identitas karena tergerus oleh ketidakberdayaan. Ia mencontohkan betapa sering seorang presiden diolok-olok.

"Ambisi nafsu menghapuskan etika komunikasi," ujarnya.

Untuk itu, tambahnya, perlu ditekankan agar semua orang mengambil peran membangun tali persatuan. Karena, krisis yang terjadi diakibatkan hal-hal yang terkecil.

Ia mengajak semua pihak membenahi cara pandang dalam melihat informasi, serta mempersiapkan infrastruktur penopang untuk menyambut masa depan. Dirinya menekankan pentingnya menjaga persatuan dan melakukan peran yang sangat menentukan dengan kreatif. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya