Berita

Hukum

Lioe Kans Dilaporkan Lioe Hendrik ke Bareskrim

JUMAT, 13 NOVEMBER 2015 | 21:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tn Lioe Hendrik Djunaedi melalui kuasa hukumnya Bambang Siswanto melaporkan Tn Lioe Kans Djunaidi ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas dugaan pemalsuan dan memberikan keterangan palsu.

Bambang mengatakan kliennya ini melaporkan Lioe Kans dengan pasal 263 KUHP dan/atau pasal 242 KUHP sebagaimana tertulis dalam nomor laporan polisi: LP/1315/XI/2015 tanggal 13 November 2015.

Ia menjelaskan pada tahun 2001 telah terjadi jual beli sebidang tanah di daerah Bekasi antara pelapor Lioe Hendrik dengan terlapor Lioe Kans dengan AJB dihadapan Notaris.


"Kemudian telah dilakukan balik nama sertifikat hak milik dari semula pihak penjual/terlapor kepada pihak pelapor selaku pembeli," katanya di Jakarta, Jumat (13/11).

Namun, kata Bambang, delapan tahun kemudian bulan Februari 2009 Lioe Kans menerbitkan kwitansi, seolah-seolah Lioe Hendrik baru membayar atas pembelian tanah tersebut pada tahun 2009.

Lalu, lanjut dia, pada tahun 2013 Lioe Kans mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Bekasi untuk membatalkan transaksi tanah pada tahun 2001 yang lalu.

"Dan kwitansi tahun 2009 tersebut dijadikan dasar oleh Lioe Kans bahwa Lioe Hendrik belum melunasi transaksi tanah tersebut," ujarnya.

Bambang menambahkan, nyatanya telah dilakukan penandatanganan AJB pada tahun 2001 dihadapan Notaris/PPAT Srie Sunarti Tjondrokirono oleh Lioe Kans dan Kalim Djunaidi (penjual) dan oleh Lioe Hendrik (pembeli) dan telah dilakukan balik nama atas sertifikat hak milik tanah tersebut pada tahun 2001.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya