Berita

Nusantara

SKPD DKI Mulai Sibuk Maksimalkan Anggaran Di Ujung Tahun

JUMAT, 13 NOVEMBER 2015 | 08:56 WIB

RMOL. Minimnya penyerapan anggaran Pemprov DKI di tahun 2015 mendapat kritik tajam dari Ketua Komisi D bidang pembangunan DPRD DKI Jakarta, Mohammad Sanusi.

Menurutnya, tahun ini penyerapan anggaran Pemprov DKI adalan yang terburuk dari seluruh provinsi di seluruh Indonesia hal itu berdasarkan data Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Yakni, DKI Jakarta sebesar 19,39 persen, Papua 21,74 persen, Kalimantan Utara 23,7 persen, Papua Barat 28,86 persen, dan Riau 29,8 persen.

"Rendahnya penyerapan anggaran jadi faktor penyebab terjadinya badai tsunami penyerapan anggaran Pemprov DKI di ujung tahun," kata Sanusi seperti dilansir RMOLJakarta.Com, Jumat (13/11).


Dijelaskan Sanusi, berdasarkan fakta di lapangan, SKPD/UKPD saat ini sibuk memaksimalkan penyerapaan anggaran. Namun hal itu tidak memungkinkan untuk dilakukan dengan cepat.

"Kalau penyerapan anggaran selalu dimaksimalkan di ujung tahun waktu lelang dan pekerjaan kapan? Memang bisa dilakukan dengan cepat, ditambah lagi ini masuk musim hujan bisa-bisa beton bangunan rusak," tegas Sanusi.

Selain itu, Sanusi juga menyesalkan SKPD/UKPD yang tidak cakap dan  selalu melakukan kesalahan yang sama tiap tahun.

"Kesalahan SKPD/UKPD masih sama yaitu masalah perencanaan dan dokument berkas untuk mengajukan lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP), akibatnya banyak anggaran yang tidak terserap," bebernya.

Karena itu Sanusi, meminta kepada inspektorat untuk melakukan audit investigasi terkait dengan rendahnya penyerapan anggaran di DKI 2015, terutama mengenai prosedur lelang dan perencanaan penggunaan anggaran.

"Inspektorat harus melakukan audit investigasi dan turun ke bawah, apakah semua sudah sesuai dengan prosedur dan perencanaan," pungkasnya.

Pantauan di beberapa titik, sejumlah bangunan untuk pelayanan publik saat kondisinya mangrak alias tidak beroperasi seperti kantor kecamatan, gedung sekolah, gedung puskesmas dan beberapa infrastruktur pencegah banjir.[wid] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya