Berita

Pangi Syarwi Chaniago/net

Pesan Ke Menteri ESDM: Katakanlah Kebenaran Walau Itu Pahit

JUMAT, 13 NOVEMBER 2015 | 08:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Apabila benar pernyataan yang dilontarkan Menteri ESDM Sudirman Said terkait adanya politikus yang mencatut nama Presiden Jokowi dam Wapres JK untuk meminta jatah saham ke PT. Freeport, itu sangat memalukan sekaligus merongrong kewibawaan negara.

Untuk itu, kata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, agar tidak menjadi rumor dan menjurus ke fitnah, sebaiknya menteri ESDM membuka nama itu.

"Buka saja. Katakanlah kebenaran walau itu pahit," sebut Ipang sapaan akrabnya, Jumat (13/11).


Sebenarnya, lanjut dia, ini adalah bukan hal yang baru terjadi, tapi memang baru pertama diungkap ke ranah publik. Indikasinya, kenapa selama ini negara selalu kalah oleh Freeport, dan kontraknya selalu diperpanjang dengan merugikan negara.

"Ya, ini karena mental elit kita mau disuap oleh asing, tuna moral dan tuna tanggung jawab. Kemana rasa cinta Tanah Air dan pengorbanan mereka terhadap negara," ujar Ipang.

Dikabarkan sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said mengungkapkan ada oknum tidak bertanggung jawab menjual nama Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla untuk meminta saham PT. Freeport Indonesia. Orang tersebut menjual nama Presiden dan Wapres untuk menjembatani perpanjangan izin operasi PT. Freeport Indonesia. Sesuai kontrak, izin perusahaan asal AS itu akan berakhir pada 2021. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya