Berita

Nusantara

Bus Masuk Jurang, 1 Tewas dan 3 Kritis

KAMIS, 12 NOVEMBER 2015 | 17:08 WIB | LAPORAN:

Sebuah angkutan umum mini bus jenis Elf di Kota Tasikmalaya masuk jurang setelah menghindari tabrakan tadi siang. Akibat kecelakaan ini tiga orang kritis dan satu orang meninggal dunia.
 
Ya, angkutan umum jurusan Ciamis-Bandung ini masuk jurang di Jalan Raya Gentong, Tepatnya di Kampung Cibahayu, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.
 
Akibat kecelakaan tersebut satu orang penumpang bernama Mimin, warga Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya menghembuskan nafas terakhir ketika sampai di Rumah Sakit Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya. Sementara tiga orang lainnya kritis dan harus menjalani perawatan di Puskesmas Ciawi.
 

 
Menurut Kanit Laka Satlantas Polresta Tasikmalaya, Ipda Agus Kuswanto, kecelakaan terjadi ketika mobil angkutan umum tersebut datang dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.
 
Tepat di lokasi kejadian berpapasan dengan kendaraan pick up yang posisinya berada di tengah. Pengemudi Elf saat itu langsung menginjak rem lalu kendaraan berhenti guna menghindari tabrakan.
 
Namun dari arah belakang tiba tiba datang mobil box bermuatan air mineral dan langsung menabrak.
 
Mobil angkutan umum pun langsung terguling dan masuk jurang sedalam 10 meter dan akhirnya tersangkut di bebatuan sungai Cikidang.
 
"Mobil Elf dari arah belakang ditabrak mobil box bermuatan air mineral. Diduga mobil box tersebut tak tahan menahan beban yang cukup berat," kata Kanit Laka.
 
Warga yang mengetahui adanya kecelakaan memberi pertolongan. Korban luka dibawa ke rumah sakit dan puskesmas. Sementara seorang penumpang bernama Mimin tewas di tempat kejadian dan jasadnya dibawa ke Rumah Sakit Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya.
 
Sementara pengemudi mobil box dan mobil pick up diamankan Unit Laka Satlantas Polresta Tasikmalaya.
 
Kini polisi masih menunggu keterangan pengemudi mobil angkutan umum, karena belum sadarkan diri akibat luka di bagian kepala. [zul] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya