Berita

dprd sumut

Nusantara

Ruang Fraksi Nasdem Ikut Diobok-obok Penyidik KPK, Mau 'Bidik' Interpelasi Jilid III?

KAMIS, 12 NOVEMBER 2015 | 11:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Kota Medan hingga Rabu malam (11/11).

Penggeledahan ini memunculkan spekulasi baru di kalangan anggota dewan. Pasalnya, penggeledahan tersebut diduga tidak hanya untuk mencari bukti tambahan berkaitan dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi APBD Sumut dan pengajuan hak interpelasi jilid I dan II yang melibatkan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, melainkan juga untuk 'membidik' dugaan kasus interpelasi jilid III yang kandas pada paripurna 20 April 2015 lalu karena sebagian anggota dewan tiba-tiba berubah haluan dan menolak interpelasi tersebut.

Spekulasi tersebut langsung berkembang saat penyidik melakukan penggeledahan di ruang Fraksi Nasdem yang terletak di Lantai 4 Gedung DPRD Sumut. Diketahui, partai milik Surya Paloh itu belum masuk pada pemilu yang menghasilkan anggota dewan periode 2009-2014.


"Saya enggak tau pasti, tapi ada kemungkinan mereka membidik interpelasi jilid III, karena ruang NasDem juga ikut digeledah," kata Anggota Komisi A DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan yang terlihat mendampingi penyidik KPK saat menggeledah pada beberapa ruangan di DPRD Sumut.

Sutrisno sendiri mengaku tidak mengetahui pasti alasan penyidik KPK menggeledah ruang Fraksi Nasdem tersebut. Sebab penyidik KPK menurutnya sama sekali tidak memberikan penjelasan apapun terkait penggeledahan yang mereka lakukan.

"Sampai saya tinggalkan mereka, mereka masih melanjutkan penggeledahan," ungkap politisi Fraksi PDI Perjuangan ini seperti dilaporkan MedanBagus.com.

Diketahui, KPK melakukan rangkaian penggeledahan di Kota Medan kemarin. Sebelum menggeledah seluruh ruangan fraksi di DPRD Sumut, mereka melakukan hal yang sama di rumah pribadi Ketua DPRD Sumut Ajib Shah di Jalan Sei Bengawan, Medan. Ajib sendiri sudah ditetapkan tersangka oleh KPK bersama empat anggota DPRD Sumut periode 2009-2014. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya