Berita

zulkifli hasan/net

Ketum PAN Desak Sudirman Said Terbuka Ke Publik

KAMIS, 12 NOVEMBER 2015 | 09:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan percaya dengan pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyatakan bahwa ada pihak-pihak yang mencatut nama Presiden Jokowi terkait perpanjangan kontrak PT. Freeport.

"Saya percaya dengan pernyataan SS (Sudirman Said) itu bahwa ada yang mencatut nama Presiden. Cuma siapa yang telah mencatut nama Presiden, siapa dia, hanya SS yang tahu. Supaya jelas, SS sebaiknya terbuka dan transparan ke publik supaya terang benderang," kata Zulkifli sebelum membuka Muswil I DPW PAN Kalimantan Utara (Kaltara) di Tarakan, Kamis (12/11).

Menurut Zulkifli sekarang sudah tidak zamannya lagi lobi-lobi gelap. Lobi-Lobi harus terbuka jangan gelap-gelapan.


"Lobi-lobi itu harus terang benderang, jangan gelap-gelapan," pinta Zulkifli yang juga ketua MPR.

Seperti keterangan yang diterima redaksi, ikut mendampingi Ketum PAN ke Tarakan antara lain Waketum PAN Asman Abnur, Didik J. Rachbini, Sekjen PAN Edi Soeparno, Bendum Nasrullah, Ketua Makamah Partai Yasin Kara, Ketua DPP Ali Taher Parasong dan para Wasekjen Soni Sumarsono, Saleh La Ela, Surya dan Dwiyanto Purnomosidhi.

Ketua DPW PAN Kaltara Rahmat Madjid Gani menjelaskan Muswil I PAN Kaltara ini diikuti peserta 5 DPD se-Kaltara. Muswil perdana ini bertempat di Wisma Patra Jalan Sumatera Tarakan, Kaltara. Selain dihadiri para kader dan simpatisan PAN, Muswil juga dihadiri para tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh adat.

Untuk diketahui, pada Pilkada Gubernur Kaltara 2015, PAN mendukung pasangan Irianto Lambrie (mantan Pj Gubernur Kaltara) dan Udin Hianggio (mantan Walikota Tarakan). Sedangkan untuk Pilkada Kabupaten PAN ikut mengusung di Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tanah Tidung dan Kab. Bulungan. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya