Berita

Taiwan Berharap Hubungan dengan Indonesia Ditingkatkan

RABU, 11 NOVEMBER 2015 | 10:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Republik China atau yang dikenal dengan Taiwan tak ingin kembali ke pangkuan Republik Rakyat China di daratan. Bahkan, Taiwan tak pernah menjadi bagian dari RRC. Kedua negara memilih jalan hidup sendiri setelah perang saudara yang memisahkan para pendukung Mao Tse Tung dan Chiang Kai Shek pada 1949 silam.

Pertemuan kepala negara RRC dan Taiwan pertama kali sejak perang saudara itu di Singapura akhir pekan lalu (Sabtu, 7/11) tidak dimaksudkan sebagai upaya menyatukan kedua negara.

Taiwan dan juga RRC masih memegang teguh konsensus yang dihasilkan dalam pertemuan di Hong Kong pada 3 November 1992. Dalam pertemuan yang dihadiri dua organisasi dari kedua negara, ARATS dan SEF, disepakati kedua negara mengakui prinsip One China dengan intepretasi masing-masing.


Kepala Kantor Ekonomi dan Dagang Taipei di Indonesia (TETO), Liang-jen Chang, kembali menyampaikan hal ini ketika berbicara di kantor TETO, di Artha Graha, SCBD, Jakarta, Selasa siang (10/11).

Liang-jen Chang mengatakan, dalam dua dekade terakhir, setiap kali ada jajak pendapat mengenai kemungkinan Taiwan dan China bersatu, sekitar 75 persen warganegara Taiwan memilih status quo, atau kedua negara terpisah.

"Hanya 10-15 persen orang yang ingin merdeka atau reunifikasi," kata Liang-jen Chang.

Pertemuan antara Presiden Taiwan Ma Ying-jeou dan Presiden RRC Xi Jinping digambarkan secara dramatis. Keduanya datang dari arah yang berbeda dan bertemu di tengah ruangan, lalu berjabatan tangan selama satu menit sebelum masuk ke ruang pertemuan.

Menurut Liang-jeng Chang, pertemuan kedua presiden itu memberikan keuntungan tersendiri kepada Taiwan yang selama ini sulit diterima masyarakat internasional.

Dia juga berharap, pertemuan Ma dan Xi itu menjadi modal yang cukup bagi pemerintah Indonesia untuk mau menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Sejauh ini Indonesia tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan. Namun demikian, pemerintah Indonesia tetap berusaha menjalin hubungan baik. TETO menjadi semacam kantor yang menghubungkan kepentingan kedua negara.

"Jika Taiwan dan China daratan bisa melakukan itu (menjalin hubungan baik) mengapa kita (Indonesia dan Taiwan) tidak? Kita bisa membangun hubungan lebih baik, kita bisa memperluas relasi dengan Taiwan," demikian Liang-jen Chang. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya