Berita

Ridwan darmawan/net

Politik

Soal Tokoh Politik Minta Saham Freeport, Menteri ESDM Diminta Buka-Bukaan‎

RABU, 11 NOVEMBER 2015 | 04:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menteri ESDM Sudirman Said diminta mengungkapkan identitas tokoh politik penguasa yang mencatut nama Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla untuk meminta saham kepada Freeport.

"Kita minta secara tegas kepada menteri ESDM untuk membuka siapa nama politisi yang dimaksud. Jangan jadikan informasi penting seperti itu hanya berhenti di tingkat isu dan rumor belaka. Harus dibuka," ‎ujar Ketua Eksekutif Human Right Committee For Social Justice (IHC) Ridwan Darmawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/11).‎

Ridwan mengatakan, Menteri ESDM tidak cukup hanya memberikan ciri-ciri bahwa orang tersebut adalah tokoh politik yang sangat berkuasa dan cukup dikenal.

‎Menurut dia, Sudirman harus menyebutkan identitas pelaku. B‎ukan hanya karena hari ini eranya keterbukaan, tetapi juga karena rezim Jokowi-JK sejak awal menggelorakan wacana revolusi mental yang tentu saja harus dimulai dari sikap dan tindakan pejabat yang mau terbuka ke publik.‎

"Jangan juga informasi ‎ itu digunakan sebagai alat bargaining baru bagi si empunya informasi. I‎ni tidak mendidik serta jauh dari sifat yang mengedepankan wacana revolusi mental," imbuh Ridwan.‎

Ridwan mengatakan jika nama politisi peminta saham Freeport tidak dibuka ke publik maka pernyataan Sudirman akan menjadi fitnah dan menimbulkan saling curiga diantara satu dengan lainnya.

‎"Dan ini kontraproduktif bagi pemerintahan Jokowi sendiri. Akan lebih bermanfaat serta produktif jika  dibuka saja karena paling tidak akan menjadi pelajaran berharga bagi Negara ini ke depan. ‎Dengan begitu, hal semacam ini tidak terulang kembali," kata Ridwan.

‎Ridwan mengatakan bahwa publik sangat tidak ingin ada pat gulipat saham Freeport seperti yang terjadi pada tahun 1994 lalu, atau 4 tahun pasca pendandatangan Kontrak Karya II dengan pihak Freeport.

‎Di dalam KK tersebut Freeport diwajibkan mendivestasikan sahamnya namun tanpa diduga, ketika itu, perusahaan Bakrie milik Aburizal malah "membeli" saham Freeport. Setelah lahir ketentuan baru bahwa saham asing bisa 100%, saham Bakrie pun kembali dibeli oleh Freeport.‎

‎"Jokowi harus berhati-hati mengelola isu Freeport. Jika tidak, Jokowi akan kecolongan dan Negara kembali dirugikan," demikian kata Ridwan. ‎[dem] ‎

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya