Berita

Buku Pintar Bakamla Untuk Dubes RI Di Italia

SELASA, 10 NOVEMBER 2015 | 07:51 WIB

DUTA Besar Indonesia untuk Italia, August Parengkuan, mendapat buku pintar Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI). Buku itu diserahkan di Kantor KBRI di Roma oleh AM Putut Prabantoro, yang merupakan Konsultan Komunikasi Publik (Pokja) Bakamala RI, Kamis (29/10).

Penyerahan buku itu disaksikan oleh Hermawi Taslim, yang juga Wakil Ketua Badan Advokasi Hukum (BAHU) DPP Partai Nasdem dan dua orang pastor masing-masing, Nikolas Kristanto SJ dan Leo Agung Sri Gunawan SCJ.

Buku yang diserahkan adalah Komando Dan Pengendalian Keamanan Dan Keselamatan Laut : Berbasis Sistem Peringatan Dini” dan Geopolitik dan Geostrategi : Keamanan dan Kedaulatan Laut” terbitan Gramedia Pustaka Utama. Kedua buku itu ditulis oleh Dicky R. Munaf dan Laksda TNI Susanto.

Dicky R Munaf adalah Sekretaris Utama Bakamla RI dan Susanto adalah Dosen di Lemhanas RI yang sekaligus mantan Kepala Pusat Operasi Bakorkamla RI (nama sebelum Bakamla RI).

Oleh media kedua buku itu disebut sebagai buku pintar keamanan dan keselamatan laut Indonesia yang bercerita tentang posisi strategis serta politik laut Indonesia serta tantangan masa depannya.

Saya mengucapkan terimakasih atas buku ini dan berharap bahwa kebangkitan maritim Indonesia menjadi kenyataan,” ujar August Parengkuan.

Dalam kesempatan itu, Hermawi Taslim juga mendiskusikan soal pertukaran budaya antara pemuda Indonesia dan Italia. Taslim juga menyinggung soal kemungkinan, mendatangkan pelatih sepak bola dari Italia untuk sekola-sekolah sepak bola di Indonesia.

AM Putut Prabantoro, Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa), Konsultan Komunikasi.

*Dari tanggal 24-31 Oktober 2015, penulis bersama Hermawi Franziskus Taslim, Ketua Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (FORKOMA PMKRI) mengunjungi Italia untuk menghadiri Konferensi Internasional di Universitas Gregoriana, Roma, Italia dalam perayaan peringatan 50 Tahun diluncurkannya dokumen Nostra Aetate oleh mendiang Paus Paulus VI.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya