ilustrasi/net
ilustrasi/net
‎RMOL. Tidak adanya kerugian negara dalam audit forensik Pertamina Energy Trading Limited (Petral) anak usaha dari PT Pertamina (Persero) diherankan sejumlah kalangan. DPR RI salah satunya.
‎Anggota Komisi VII DPR, Kurtubi menegaskan, jika memang tidak ada kerugian negara, maka auditor yang digunakan oleh Pertamina tidak kredibel.‎
"Mestinya kerugian negara dengan adanya mafia migas bisa dihitung karena terbukti dari hasil audit, mafia bisa mengatur tender dan harga," kata Kurtubi saat dikontak, Selasa (10/11).
Populer
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
UPDATE
Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00
Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50
Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46