Berita

Politik

Bamsoet: Ancaman Kubu Agung Cuma Basa-Basi

SELASA, 10 NOVEMBER 2015 | 20:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kubu Aburizal Bakrie menanggapi santai ancaman kubu Agung Laksono agar proses rekonsiliasi dilakukan dengan menggelar munas bersama.

Bendahara Umum Golkar hasil Munas Bali Bambang Soesatyo menyatakan ancaman kubu Ancol ‎akan melanjutkan proses hukum jika Ical tidak mau menggelar munas hanya basa-basi.

‎"Bagi kami, mau proses hukum sampai ujung dunia pun yang namanya munas abal-abal nggak akan bisa menang. Kita nggak mempan tuh diancam-ancam," kata Bamsoet, demikian ia disapa, dalam pesan yang dipancarluaskannya sesaat lalu (Selasa, 10/11).


Ancaman siap mencabut gugatan hukum jika Ical bersedia menggelar munas sebelumnya disampaikan Ace Hasan Syadzili. Bagi Bamsoet, ucapan salah satu ketua DPP Golkar hasil Munas Ancol itu sangat memalukan.

"Itu namanya politik transaksional," tegasnya.‎

Bamsoet pun mempersilahkan kubu Agung jika tetap mau mengajukan PK atau Kasasi atas keputusan MA.

"Orang betawi bilang EGP (emang gue pikirin!) dan DL (derita loe). Kita tetap pada pendirian taat aZas sesuai ketentuan AD/ART bahwa setelah Munas Bali ya Munas berikutnya 2019. Jadi kalau mau bertarung kembali ya tunggu saja 2019. Jangan cengeng minta-minta munas di luar aturan partai," katanya.‎

Lebih dari itu, menurut Bamsoet, munas tidak akan menyelesaikan persoalan bahkan bisa menambah masalah baru. Bagi dia, desakan munas hanya manuver agar tidak kehilangan muka kalah telak di pengadilan dan bentuk kepanikan tidak masuk dalam kepengurusan hasil munas Bali.

"Kalau tidak masuk pengurus, peluang untuk menjadi anggota DPE pada pemilu 2019 menjadi sangat kecil. Jadi, mereka hanya ribut soal kekuasaan dan kepentingan pribadi bukan ingin membesarkan partai," katanya.‎

"Lagi pula saya tidak yakin jika mereka kalah mereka legowo. Ini soal karakter. Mereka pasti buat munas abal-abal lagi dan menggugat lagi atas nama penyelamatan partai. Padahal untuk selamatkan diri sendiri agar bisa masuk pengurus atau agar bisa berkuasa," demikian Bamsoet.‎[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya